• 628123070905
  • mutupendidikan.info@gmail.com

Budaya Mutu

Pelatihan komunikasi

Tips Komunikasi Auditor SPMI

Sukses Komunikasi, Sukses Audit

Seorang auditor AMI (perguruan tinggi, sekolah dan madrasah) perlu dibekali ketrampilan dan teknik komunikasi agar dalam pelaksanaan Audit dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Ketrampilan yang perlu dikembangkan misalnya ketrampilan mendengar, ketrampilan memahami bahasa tubuh, ketrampilan menulis cepat dll.

Untuk itu agar lebih memahami ketrampilan  dan teknik komunikasi dalam kegiatan Audit Mutu Internal (AMI), berikut kami sampaikan bahan file Slideshare sbb:

Silahkan diunduh disini:

Tips Komunikasi Auditor SPMI

Demikian, semoga bermanfaat & salam mutu

 

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Dapatkan Slideshare Audit Mutu Internal:

Silahkan di klik disini


INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


Untuk informasi Pelatihan/ In-House Training/ Pendampingan:

“Audit Mutu Internal untuk Pendidikan”

Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

Dapatkan informasi terkait: Pelatihan /Training / body language / Communication / Auditor Mutu / Pendidikan / AMI / Komunikasi /Konflik / Stres Kerja / Lisan / Tertulis / Bertanya / Mendengar / Bahasa Tubuh / LPMI / SPMI / SPMP / menjadi pendengar yang baik / membangun sikap empati / komunikasi organisasi / komunikasi yang efektif / Lokakarya SPMI

Mutu Pendidikan

Selamat datang di website mutupendidikan.com

Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

Bapak Ibu Pengiat Mutu Pendidikan yang kami hormati.

Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ke Website kami.

Website ini di desain agar komunikatif dan mudah dinavigasi.

Website ini diharapkan dapat menjadi wadah bersama untuk berbagi pengalaman terkait pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), Pengembangan Manajemen Sekolah dan Pengembangan Kualitas Dosen dan di Indonesia

Masukan, kritik dan saran Bapak, Ibu sangat kami harapkan untuk perbaikan website ini di kemudian hari.

Semoga Allah SWT, meridhoi langkah ini, Aamiin.

Mari bersemangat untuk Membangun Mutu Pendidikan Indonesia.

Alamat resmi website kami:

mutupendidikan.com 

Hormat kami,

Admin,

Dapatkan informasi terkait: SPMI / SPMP / SNP / Mutu Pendidikan / Penjaminan Mutu / Sekolah / SD / SMP / SMA / SMU / Bimtek / Pelatihan / Training / Perguruan Tinggi / Lokakarya / Jakarta / Surabaya / Yogyakarta / Bandung / Audit Mutu Internal / 5 R / Pelayanan Prima / Sasaran Mutu / Balance scorecard / Manajemen / Strategi


VISI KAMI

Menjadi partner aktif bagi Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah di Indonesia dalam membangun Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang efektif dan efisien.

MISI:

Menyediakan layanan tepat guna bagi pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal (SPMI / SPME / SPMP) Institusi Pendidikan di Indonesia.

Menyediakan modul-modul praktis guna memudahkan proses pembelajaran SPMI/SPMP Institusi Pendidikan Indonesia.

Menyediakan jasa konsultasi dan pelatihan SPMI/SPMP yang sesuai dengan kebutuhan Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah/ SMA/SMP/SD/Institusi Pendidikan di Indonesia.

MOTTO KAMI:

“Senantiasa bergerak dan berempati untuk menebar manfaat bagi Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah/ Institusi Pendidikan di Indonesia”

KLIEN KAMI:

Meliputi Perguruan Tinggi, SMA, SMP dan Sekolah Dasar di Indonesia

KONTAK:

Untuk informasi Pelatihan & Proposal In-House Training silahkan kontak Customer Service kami (Klik disini)


 

SPMI

Membangun Budaya Mutu Pendidikan


Budaya Mutu yang Unggul merupakan tantangan terberat bagi Institusi Pendididikan (Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah). Mampukah lembaga pendidikan membangun budaya mutu yang handal?

Karakteristik Budaya mutu unggul
  1. Berorientasi terhadap kepuasan stakeholder.
  2. Obsesi terhadap perbaikan terus menerus.
  3. Keinginan yang tulus akan masukan dan umpan balik.
  4. Pendekatan kerja tim terhadap masalah dan proses.
  5. Kemitraan internal yang saling mendukung.
  6. Rekan kerja dipandang sebagai konsumen internal.
  7. Pelibatan dan pemberian wewenang karyawan secara luas.
  8. Pendidikan dan pelatihan disediakan untuk karyawan pada semua level.
  9. Memiliki standar kerja yang tinggi.
  10. Penghargaan atas prestasi pekerja

Membangun Budaya Mutu Pendidikan


Pengertian Budaya Mutu

Adalah sistem nilai organisasi (Lembaga Pendidikan) yang menciptakan lingkungan yang kondusif untuk keberlangsungan perbaikan mutu yang berkesinambungan. Budaya mutu terdiri dari nilai-nilai, tradisi, prosedur dan harapan tentang promosi mutu.

Tujuan Budaya Mutu

untuk membentuk suatu lingkungan organisasi (Lembaga Pendidikan) yang memiliki sistem nilai, tradisi, dan aturan-aturan yang mendukung untuk mencapai perbaikan mutu secara terus menerus.

  • Unsur-unsur Budaya Mutu
  • Peningkatan terhadap layanan Pendidikan
  • Nilai-nilai organisasi pendidikan
  • “Peran Model” dalam organisasi pendidikan
  • Tradisi organisasi
  • Penyebaran budaya
Tantangan…

Perubahan budaya merupakan salah satu tantangan paling sulit yang akan dihadapai oleh organisasi (Lembaga Pendidikan). Peran pimpinan puncak menjadi sangat penting. Kadang-kadang, budaya organisasi tidak bisa diubah tanpa perubahan dalam kepemimpinan. Perubahan budaya memerlukan dukungan, ide, dan kepemimpinan dari karyawan di semua tingkatan.

Membangun Budaya Mutu

Membangun budaya mutu seperti membangun sebuah bangunan. Menurut Peter Scholtes, manajemen harus dimulai dengan mengembangkan pemahaman tentang “Hukum” dari perbaikan organisasi, yaitu:

  • Memahami sejarah dari budaya yang saat ini ada.
  • Jangan menyalahkan sistem, namun meningkatkannya.
  • Bersiaplah untuk mendengar dan mengamati.
  • Libatkan semua orang yang terkena dampak dari perubahan.
Tahapan Perubahan

Menurut Goetch & Davis, tahapan dalam melakukan perubahan / perbaikan budaya mutu dalam organisasi (Institusi Pendidikan), antara lain:

  • Identifikasi perubahan yang dibutuhkan
  • Tulis rencana perubahan
  • Mengembangkan rencana perubahan
  • Memahami proses transisi emosional
  • Mengidentifikasi orang yang berpengaruh dan buat mereka menjadi pendukung
  • Lakukan pendekatan persuasif
  • Terapkan strategi pengenalan (sosialisasi)

Demikian, semoga bermanfaat…


mutupendidikan.com


iso 9000

Hubungan ISO 9000 dengan TQM

Bagaimana hubungan ISO 9000 dengan Total Quality?

Hubungan antara ISO 9000 dengan TQM merupakan topik yang patut dicari titik terangnya, karena  setiap organisasi / institusi dapat menerapkan kedua hal tersebut (TQM dan ISO 9000) dalam waktu yang bersamaan.

Berikut slideshare yang kami sarikan dari Buku Quality Management dari David L. Goetsch.

Silahkan di unduh Slideshare file ppt berikut ini:

Hubungan ISO 9000 dengan Total Quality

Demikian semoga bermanfaat.

Salam Hormat,

admin

mutupendidikan.com


Untuk Pelatihan / In-House Training:
Implementasi ISO 9001 : 2015 bagi Lembaga Pendidikan
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

 

Implementasi ISO 9001 pada Institusi Pendidikan

APA MANFAAT ISO 9001?

Apa saja manfaat penerapan ISO 9001:2015 untuk dunia pendidikan?

Apabila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, melibatkan semua SDM yang ada dalam organisasi, komitmen dibangun disemua lini, maka manfaat yang akan diperoleh adalah sbb:

  1. Menyediakan sistem manajemen yang berfungsi secara efektif dalam mengidentifikasi dan mengelola sumberdaya serta berbagai proses yang saling berhubungan dan berinteraksi yang diperlukan untuk mencapai sasaran organisasi
  2. Menyediakan ‘kendaraan’ untuk membawa organisasi ke arah perbaikan
  3. Mengurangi perbedaan kapasitas antar unit dalam organisasi
  4. Mencapai dan memelihara mutu luaran lembaga pendidikan (PT, Sekolah, Madrasah)
  5. Meningkatkan atmosfir akademik & pengelolaan pengetahuan
  6. Menyediakan perangkat untuk pengukuran kinerja institusi

Bagaimana proses implementasinya?

Bagaimana proses sertifikasinya?

Apa yang dimaksud dengan “Process Approach”?

Apa kaitannya dengan IWA2?

Untuk lebih jelasnya silahkan diunduh materi SlideShare disini:

Klik disini:

Implementasi ISO 9001 pada Institusi Pendidikan

Demikian, semoga bermanfaat.

 

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com


Untuk In-House Training ISO 9001:2015 bidang Pendidikan
Hubungi Customer Service kami

INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


 

Program 5-R untuk Pendidikan

Sarana Prasarana & Program Tata Graha 5 S (bag.1)

Tata Graha 5 S / 5 R

Salah satu pondasi penting dalam membangun Sistem Penjaminan Mutu yang handal adalah membangun budaya mutu berbasis 5 S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke). Program yang berkembang di Jepang ini telah diadopsi banyak bisnis dan terbukti sangat efektif untuk membangun tempat kerja, sarana prasarana yang nyaman, bersih, teratur, indah dan efisien.

Demikian halnya dengan institusi pendidikan, seperti Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah, perlu juga memiliki metode yang tepat untuk mengelola Tata Graha/ lingkungan belajar agar nyaman, efektif dan efisien. Dosen, pejabat dan para karyawan akan bekerja lebih nyaman dan termotivasi bilamana tempat ruang kerja mereka nyaman. Kenyamanan yang dimaksud adalah ruang kerja yang bersih, tata letak perkakas sangat rapi dan mudah dijangkau. Ruang bersih dan ergonomis, warna cat serasi indah dipandang mata, para bekerja sangat disiplin dll.

Apakah Program 5 S itu?

  • 5-S lays the foundation for continuous improvement (TQM,Kaizen, Lean Manufacturing).
  • A Management philosophy devoted to the proper arrangement and orderliness of the workplace.
  • A tool used to eliminate waste.

Bagaimana Sejarah 5 S Muncul?

  • Kata Meiji berarti kekuasaan pencerahan. Semangat Kaisar Meiji waktu itu bertujuan menggabungkan “kemajuan Barat” dengan nilai-nilai “Timur” tradisional.
  • Semasa Restorasi Meiji, feodalisme Jepang secara perlahan-lahan digantikan oleh ekonomi pasar.
  • Restorasi Meiji muncul sejak tahun 1858 dan sejak itu mulailah industrialisasi dan ekonomi pasar dibangun
  • Awalnya, industri Jepang terkenal dengan produk yang bermutu rendah
  • Sistem budaya Pride & Tata Graha 5 S mulai dikembangkan

Manfaat Penerapan 5 S

  • Meningkatkan Kualitas Kerja Institusi Pendidikan
  • Meningkatkan Produktifitas Kerja Dosen /Pegawai/ Siswa & Mahasiswa
  • Meningkatkan Efisiensi kerja
  • Meningkatkan Self Discipline
  • Meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  • Meningkatkan Citra Lembaga Pendidikan

Bagaimana implementasi Program Tata Graha 5-S untuk lembaga pendidikan?

  1. Perlukan Institusi Pendidikan mengimplementasikan Program 5-S?
  2. Darimana harus memulai?
  3. Kapan dimulai?
  4. Dimana mulai diterapkan?
  5. Siapa yang bertugas menjalankan?
  6. Bagimana caranya?

Bagi yang berminat mempelajari lebih jauh, silahkan diunduh file powerpoint berikut ini:

Sarana Prasarana & Implementasi Program Tata Gaha 5 S

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Hormat,

mutupendidikan.com


Untuk Informasi In-House Training Program 5 R (Bidang Pendidikan)
Silahkan hubungi Customer Service Kami

 

IWA 2 dan Tanggung Jawab Manajemen

IWA2 Klausul 5: Tanggung Jawab Manajemen

Tanggung Jawab Manajemen

IWA-2 (International Workshop Agreement) merupakan panduan penerapan Sistem Manajemen Mutu  ISO 9001 bagi lembaga pendidikanDengan panduan IWA-2, lembaga pendidikan akan lebih mudah memahami isi standar ISO 9001.

Berikut dapat diunduh materi presentasi dalam bentuk powerpoint:

Klik dibawah ini:

IWA2 klausul 5 untuk SPMI

Demikian, semoga bermanfaat.

Hormat kami,

mutupendidikan.com

Pelatihan, Pendampingan & Bimtek


Untuk In-House Training Manajemen Mutu ISO 9001 & SPMI
Hubungi Customer Service Kami

 

bisnis proses institusi pendidikan

Business Process & Rencana Mutu SPMI

Pemetaan Proses Bisnis bagi Lembaga Pendidikan

Membuat Rencana Mutu (Quality Plan) yang baik tentu saja tidak mudah, perlu pemahaman yang utuh tentang Standar, Business Process maupun peraturan2 pemerintah yang terkait seperti akreditasi BAN-PT, BAN -SM dll.

Dalam business process mapping, proses-proses dalam organisasi pendidikan, dibagi menjadi beberapa bagian utama yang global. Masing-masing bagian utama yang global ini kemudian bisa dipecah menjadi proses-proses yang lebih kecil lagi dan seterusnya.

Dalam Business Process Mapping, dipetakan hal-hal sebagai berikut:

  1. apa yang dilakukan oleh institusi pendidikan,
  2. siapa penanggungjawabnya,
  3. standar penyelesaian aktivitas, dan
  4. bagaimana kesuksesan proses bisnis ditetapkan. (Taylor; Deming; Juran)

Memahami pemetaan bisnis proses akan memberikan wawasan mengenai keseluruhan proses bisnis yang ada di institusi pendidikan. Penguasaan teknik business process mapping memungkinkan pimpinan institusi pendidikan untuk melakukan perbaikan sistem manajemen agar lebih sistematis dan terarah.

Berikut kami sampaikan materi Business Process dan Quality Plan yang dapat diunduh/ download. Silahkan diunduh disini:

Pembuatan Business Process & Rencana Mutu SPMI

Salam Hormat,

mutupendidikan.com

pelatihan & pendampingan


Untuk In-House Training Penyusunan Proses Bisnis dan Sasaran Mutu Pendidikan
Hubungi Customer Service kami

 

IWA 2 Panduan Mutu Pendidikan

IWA 2 : Implementasi ISO 9001 untuk Bidang Pendidikan

IWA 2 : 2007

Dewasa ini, beberapa Perguruan Tinggi/Sekolah & Madrasah, telah menerapkan SMM ISO 9001 di masing-masing institusi mereka. Dalam prakteknya, sering ada kendala dalam memahami isi persyaratan standar ISO 9001 yang sifatnya “generik”. Oleh karena itu, bagi lembaga pendidikan yang ingin menerapkan ISO 9001, berikut kami sampaikan materi IWA2 agar dapat dijadikan sebagai bahan referensi.

IWA-2 merupakan panduan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 bagi lembaga pendidikan. IWA adalah singkatan dari International Workshop Agreement. Panduan ini dipublikasikan oleh ISO (International Organization for Standardization). 

Berikut kami share materi presentasi (power point) tentang IWA 2, semoga bermanfaat:

Klik dibawah ini:

PDF IWA2 klausul 4 untuk SPMI SPMPT

Tetap Semangat & Salam Mutu,

mutupendidikan.com

Pelatihan, Pendampingan  & Bimtek


Untuk Pelatihan ISO 9001 dan IWA 2
Hubungi Customer Service kami

 

Pendidikan & Manajemen Strategi

TQM untuk Lembaga Pendidikan bag.4

Menyusun Rencana Strategi

Pengantar

Menyusun perencana strategi bagi institusi pendidikan merupakan hal sangat penting. Dengan melakukan evaluasi diri dan analisis SWOT, akan diketahui posisi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada.

Dengan evaluasi diri yang komprehensif, lembaga pendidikan akan dapat menyusun strategi jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek.

Rencana Strategi:

  1. Disebut juga dengan RENCANA PENGEMBANGAN USAHA/ INSTITUSI, yang merinci tolak ukur-tolak ukur yang kelak digunakan institusi dalam mencapai misinya, yang biasanya disusun  dalam skala waktu menengah, di atas 3 tahun.
  2. Tanpa rencana tersebut, institusi akan menjadi kurang terarah
  3. Ketika analisa misi, nilai-nilai, SWOT, & faktor penting kesuksesan telah dilakukan, maka rencana strategis harus segera mengarahkan sejumlah isu-isu kunci yang muncul
  4. Institusi Pendidikan perlu denetapkan:
    • Identifikasi pasar
    • Tingkat prosentase pasar yang ingin dimasuki institusi
    • Portofolio layanan
    • Pengembangan portofolio

Ada 3 pilihan strategi pemasaran:

  1. Strategi Biaya Rendah
    • Menuntut sebuah organisasi untuk menjadi institusi yang memiliki biaya paling rendah dalam pasarnya.
    • Dapat dilakukan dengan : Memanfaatkan teknologi, Penghematan waktu, Kontrol yang ketat terhadap biaya
    • Mutu tidak boleh dikorbankan hanya demi menurunkan biaya.
  2. Strategi Pembedaan
    • Menuntut institusi untuk menjadi unik dalam beberapa hal dibanding para pesaingnya
    • Dalam pasar komersial, ini dapat membantu institusi menentukan harga premium
  3. Strategi Fokus
    • Mencakup konsentrasi pada sebuah wilayah geografis, kelompok pelanggan, atau segmen pasar tertentu
    • Strategi ini juga bertujuan untuk memperoleh keunggulan kompetitif

Rencana Operasional:

  • Adalah rencana detail jangka pendek, biasanya 1 tahun, untuk mencapai aspek-aspek tertentu dari strategi institusional jangka panjang
  • Di samping mencakup keuntungan finansial, ia juga harus mencakup keuntungan non-finansial seperti meningkatnya reputasi, profit, dsb

Berikut kami unggah/ upload Slideshare tentang Total Quality Management (TQM) dan Pentingnya Rencana Strategik untuk Lembaga Pendidikan. Materi ini kami sarikan dari Buku Total Quality Management in Education yang ditulis oleh Edward Sallis. Materi tersebut dapat diunduh/download disini:

Klik disini:

PDF TQM untuk Lembaga Pendidikan bag-4

Terima Kasih dan Salam Mutu,

mutupendidikan.com

Pelatihan, Pendampingan & Bimtek

“A goal without a plan is just a wish”


Untuk In-House Training Manajemen Strategik

Hubungi Customer Service kami