• 628123070905
  • mutupendidikan.info@gmail.com

Mengenal Tujuan Tes Psikologi atau Psikotes

Biro psikotes atau tes psikologi Indonesia

Mengenal Tujuan Tes Psikologi atau Psikotes

“Mengenal Tujuan Tes Psikologi atau Psikotes”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Lembaga Pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi, saat ini sudah cukup sering melaksanakan kegiatan tes psikologi dengan berbagai maksud dan tujuan masing-masing. Tujuan penggunaan tes psikologi pada garis besarnya terbagi atas dua yaitu tujuan riset dan tujuan diagnosis psikologi.

_____________________________

Informasi Tes Psikologi

_____________________________

Berikut akan diuraikan secara garis besar tujuan diselenggarakannya psikotes (tes psikologi).

Psikotes (Tes psikologi) untuk tujuan riset

Tujuan tes psikologi untuk keperluan riset (penelitian) itu ada bermacam-macam. misalnyanya  riset untuk penyusunan alat tes, riset untuk mengenal sifat-sifat psikologis tertentu pada sekelompok individu, riset untuk pengabdian pada masyarakat, riset untuk pemecahan persoalan-persoalan sosial masyarakat tertentu dan lain sebagainya.

Psikotes (Tes psikologi) untuk tujuan diagnosis

Pada umumnya tujuan tes psikologi atau psikotes adalah untuk membuat diagnosis psikologis. Diagnosis psikologis dilakukan dengan maksud-maksud tertentu sesuai kebutuhan. Misalnya untuk tujuan pengembangan prestasi siswa di sekolah, tujuan penelusuran minat dan bakat, tujuan mendiaknosis kecenderungan bawaan dan kepribadian individu siswa yang bersangkutan, dll.

Baca juga: Prinsip Penting dalam Tes Psikologi

Uraian singkat tujuan diagnosis psikologi:
  1. Diagnosis untuk seleksi: Misal untuk seleksi penerimaan siswa / mahasiswa baru, tes untuk membantu pegambilan keputusan saat kegiatan penjurusan siswa/ mahasiswa.  Dengan alat tes tertentu akan dapat di diagnosis potensi calon siswa untuk mengikuti materi mata pelajaran tertentu.
  2. Diagnosis untuk keperluan bimbingan & konseling: Misal dalam dalam institusi pendidikan, seringkali dihadapkan dengan berbagai permasalahan siswa seperti kasus; gangguan belajar, keluarga broken home, kenakalan siswa, dsb.
  3. Diagnosis untuk keperluan terapi: Problematik di lembaga pendidikan, terkadang dihadapkan pada khasus-khasus tertentu yang menuntut pihak konselor/ psikolog mendapatkan informasi diagnosis untuk keperluan terapi. Misalnya kasus klinis seperti depresi dan sejenisnya.
  4. Diagnosis untuk pemilihan jabatan: Misalnya untuk tujuan seleksi pemilihan manajer atau rekruitmen pegawai di dalam organisasi pemerintah atau organisasi bisnis. Dengan metode tes psikologi tertentu atau dengan alat-alat tertentu akan diperoleh informasi tentang potensi calon pegawai yang memenuhi persyaratan/kriteria tertentu.

Baca juga: 8 Manfaat Tes Psikologi dalam Bidang Pendidikan

Demikian uraian singkat tentang Mengenal Tujuan Tes Psikologi atau Psikotes. Semoga bermanfaat dan sukses selalu.

________________________________

mutupendidikan.com

Follow Instagram: @mutupendidikan

________________________________

Iklan makanan sehat diabetes:

Sedia Cookies Manis Legit Diabetes

admin

MOTTO: Senantiasa bergerak dan berempati untuk menebar manfaat bagi Mutu Pendidikan di Indonesia

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: