• 628123070905
  • mutupendidikan.info@gmail.com

Tag Archive SPMP

Prosedur SPMI Pendidikan Indonesia

Prosedur mutu yang dibuat asal jadi…

Pengertian Prosedur

Prosedur adalah tahapan tentang bagaimana suatu proses dilakukan. Ada dua cara pembuatan prosedur, pertama karena kebutuhan internal organisasi, kedua karena adanya permintaan dari stakeholder, misalnya permintaan konsumen, pemerintah atau ISO 9001.

Mengapa lembaga pendidikan memerlukan prosedur? Tentu saja apabila ada proses-proses penting yang memiliki dampak signifikan bagi pencapaian tujuan pendidikan, misalnya prosedur evaluasi kurikulum, prosedur penerimaan siswa baru dll.

Prosedur yang dibuat dengan baik dan terus dievaluasi, apabila dijalankan dengan sungguh-sungguh akan membantu memastikan berjalannya sistem/proses/kegiatan secara baik, terkendali dan konsisten. Dari sisi pelaksana, siapapun yang menjalankan prosedur, karyawan lama atau baru, apabila sesuai tahapan isi prosedur, hasilnya akan tetap sama, konsisten, sesuai harapan dan memuaskan.

Ada beberapa lembaga pendidikan yang membuat prosedur asal jadi, dimana isinya tidak mencerminkan kondisi proses yang sesungguhnya. Cukup banyak prosedur yang dibuat asal jadi, asal ada, asal punya, tanpa memahami maksud dan tujuan yang sesungguhnya. Prosedur hanya dibuat untuk kepentingan akreditasi atau sertifikasi saja, bukan ditujukan untuk membuat panduan kerja yang efektif dan efisien. Prosedur-prosedur seperti ini hanya akan diletakkan di rak buku saja, akan menjadi beban psikologis anggota organisasi dan tidak bernilai tambah.

Untuk pengembangan dan perbaikan prosedur (SOP) pendidikan, berikut link Slideshare yang dapat dikunjungi :

Klik disini:

Menyusun SOP yang efektif

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Mutu dan tetap Semangat,

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Untuk layanan In-House Training Pembuatan SOP untuk Lembaga Pendidikan

Silahkan Hubungan Customer Service kami disini


 

Pembuatan Prosedur Mutu

Metode & Cara Pengukuran Kepuasan Pelanggan

8 Dimensi Mutu

Untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi segenap stakeholder (pemangku kepentingan), Institusi Pendidikan (Perguruan Tinggi, Sekolah, Madrasah) perlu untuk melakukan pengukuran kepuasan pelanggan/ Stakeholder (Mahasiswa/ Siswa/Ortu, Pengguna lulusan/ Masyarakat) secara berkesinambungan.

Hasil pengukuran diharapkan dapat menjadi salah satu acuan untuk menentukan langkah-langkah perbaikan/ pengembangan kualitas pada institusi pendidikan di masa yang akan datang.

Untuk pengukuran kepuasan pelanggan, dapat menggunakan indikator 8 dimensi mutu sbb:

  • Penampilan (performance), suatu karakter utama hasil produk
  • Gambaran atau keistimewaan (features)
  • Ketahanan (reliability)
  • Kesesuaian (conformance)
  • Lama bertahan (durability)
  • Kemampuan diperbaiki(serviceability)
  • Estetika (Asthetics)
  • Mutu yang dirasakan (perceived quality)

Untuk mendapatkan materi tentang metode Pengukuran Kepuasan Pelanggan, berikut kami share materi sbb:

Klik Disini :

Pengukuran Kepuasan Pelanggan

Demikian, semoga bermanfaat, Aamiin..3X YRA

Hormat kami & Salam mutu

admin,

MutuPendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan

Lembaga Training, In-House Training, Bimbingan Teknis, Lokakarya, Seminar, Workshop Mutu Pendidikan


Untuk Informasi In-House Training Pengukuran Kepuasan Pelanggan & Pelayanan Prima

Hubungi Customer Service Kami


SPMI

Membangun Budaya Mutu Pendidikan


Budaya Mutu yang Unggul merupakan tantangan terberat bagi Institusi Pendididikan (Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah). Mampukah lembaga pendidikan membangun budaya mutu yang handal?

Karakteristik Budaya mutu unggul
  1. Berorientasi terhadap kepuasan stakeholder.
  2. Obsesi terhadap perbaikan terus menerus.
  3. Keinginan yang tulus akan masukan dan umpan balik.
  4. Pendekatan kerja tim terhadap masalah dan proses.
  5. Kemitraan internal yang saling mendukung.
  6. Rekan kerja dipandang sebagai konsumen internal.
  7. Pelibatan dan pemberian wewenang karyawan secara luas.
  8. Pendidikan dan pelatihan disediakan untuk karyawan pada semua level.
  9. Memiliki standar kerja yang tinggi.
  10. Penghargaan atas prestasi pekerja

Membangun Budaya Mutu Pendidikan


Pengertian Budaya Mutu

Adalah sistem nilai organisasi (Lembaga Pendidikan) yang menciptakan lingkungan yang kondusif untuk keberlangsungan perbaikan mutu yang berkesinambungan. Budaya mutu terdiri dari nilai-nilai, tradisi, prosedur dan harapan tentang promosi mutu.

Tujuan Budaya Mutu

untuk membentuk suatu lingkungan organisasi (Lembaga Pendidikan) yang memiliki sistem nilai, tradisi, dan aturan-aturan yang mendukung untuk mencapai perbaikan mutu secara terus menerus.

  • Unsur-unsur Budaya Mutu
  • Peningkatan terhadap layanan Pendidikan
  • Nilai-nilai organisasi pendidikan
  • “Peran Model” dalam organisasi pendidikan
  • Tradisi organisasi
  • Penyebaran budaya
Tantangan…

Perubahan budaya merupakan salah satu tantangan paling sulit yang akan dihadapai oleh organisasi (Lembaga Pendidikan). Peran pimpinan puncak menjadi sangat penting. Kadang-kadang, budaya organisasi tidak bisa diubah tanpa perubahan dalam kepemimpinan. Perubahan budaya memerlukan dukungan, ide, dan kepemimpinan dari karyawan di semua tingkatan.

Membangun Budaya Mutu

Membangun budaya mutu seperti membangun sebuah bangunan. Menurut Peter Scholtes, manajemen harus dimulai dengan mengembangkan pemahaman tentang “Hukum” dari perbaikan organisasi, yaitu:

  • Memahami sejarah dari budaya yang saat ini ada.
  • Jangan menyalahkan sistem, namun meningkatkannya.
  • Bersiaplah untuk mendengar dan mengamati.
  • Libatkan semua orang yang terkena dampak dari perubahan.
Tahapan Perubahan

Menurut Goetch & Davis, tahapan dalam melakukan perubahan / perbaikan budaya mutu dalam organisasi (Institusi Pendidikan), antara lain:

  • Identifikasi perubahan yang dibutuhkan
  • Tulis rencana perubahan
  • Mengembangkan rencana perubahan
  • Memahami proses transisi emosional
  • Mengidentifikasi orang yang berpengaruh dan buat mereka menjadi pendukung
  • Lakukan pendekatan persuasif
  • Terapkan strategi pengenalan (sosialisasi)

Demikian, semoga bermanfaat…


mutupendidikan.com


Kebijakan SPMI dan Permasalahannya

“Kebijakan SPMI dan Permasalahannya”

Kebijakan SPMI adalah dokumentasi/ pedoman tertulis berisi garis besar penjelasan  tentang bagaimana suatu institusi pendidikan (Perguruan Tinggi, Sekolah, Madrasah) memahami, merancang, dan melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan kepada masyarakat sehingga terwujud budaya mutu pada Institusi tersebut.

Manfaat adanya kebijakan mutu antara lain:
  • Menjelaskan kepada para stakeholder, tentang pedoman SPMI yang dimiliki institusi, secara ringkas padat dan menyeluruh.
  • Menjadi pedoman dasar atau ‘payung’ bagi seluruh standar, manual, dan formulir SPMI.
  • Membuktikan bahwa SPMI  yang dimiliki telah terdokumentasikan.

Untuk memahami pengertian, fungsi dan berbagai permasalahan terkait pembuatan Kebijakan Mutu SPMI Perguruan Tinggi/ sekolah/ Madrasah, silahkan diunduh materi powerpoint berikut ini:

_______________________________

Klik disini:

PPT Kebijakan SPMI

_______________________________

mutupendidikan.com

Pelatihan dan Pendampingan


INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


Untuk In-House Training Pengembangan Dokumen SPMI
Hubungi Customer Service Kami

Training pembuatan SOP yang efektif

Headings dalam pembuatan SOP

Ketika menyusun SOP (Standard Operating Procedure), pertama-tama perlu memutuskan bentuk “Headings” dari SOP tersebut.

Ada 3 model headings yang bisa dipakai, yaitu

  1. Simple headings
  2. Controllable headings dan
  3. Accountable headings.

Bagaimana perbedaan dari mari masing-masing model tersebut?

Silahkan diunduh pada file berikut ini:

Heading dalam pembuatan SOP

Salam Mutu,

admin

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan

Implementasi ISO 9001 pada Institusi Pendidikan

APA MANFAAT ISO 9001?

Apa saja manfaat penerapan ISO 9001:2015 untuk dunia pendidikan?

Apabila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, melibatkan semua SDM yang ada dalam organisasi, komitmen dibangun disemua lini, maka manfaat yang akan diperoleh adalah sbb:

  1. Menyediakan sistem manajemen yang berfungsi secara efektif dalam mengidentifikasi dan mengelola sumberdaya serta berbagai proses yang saling berhubungan dan berinteraksi yang diperlukan untuk mencapai sasaran organisasi
  2. Menyediakan ‘kendaraan’ untuk membawa organisasi ke arah perbaikan
  3. Mengurangi perbedaan kapasitas antar unit dalam organisasi
  4. Mencapai dan memelihara mutu luaran lembaga pendidikan (PT, Sekolah, Madrasah)
  5. Meningkatkan atmosfir akademik & pengelolaan pengetahuan
  6. Menyediakan perangkat untuk pengukuran kinerja institusi

Bagaimana proses implementasinya?

Bagaimana proses sertifikasinya?

Apa yang dimaksud dengan “Process Approach”?

Apa kaitannya dengan IWA2?

Untuk lebih jelasnya silahkan diunduh materi SlideShare disini:

Klik disini:

Implementasi ISO 9001 pada Institusi Pendidikan

Demikian, semoga bermanfaat.

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com


Untuk In-House Training ISO 9001:2015 bidang Pendidikan
Hubungi Customer Service kami

INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


 

Audit Mutu

Checklist Pembuatan Laporan Audit

Assalaamu’alaikum. Wr.Wb.

Dear Penggerak SPMI/SPMP yang berbahagia, salam mutu…

Laporan audit yang lengkap dan komprehensif, akan memberikan manfaat besar bagi organisasi / manajemen. Dengan laporan yang lengkap dan komprehensif, maka manajemen lembaga pendidikan akan memperolah data-data yang lengkap untuk mengambil langkah-langkah tindakan perbaikan yang diperlukan.

Tautan penting: E-learning Audit Mutu Internal Pendidikan

Daftar periksa (Checklist) berikut diharapkan dapat membantu Tim Audit untuk mengetahui apa saja yang perlu di dipersiapkan dalam menyusun laporan hasil Audit Mutu Internal yang baik. Untuk mendapatkannya, silahkan diunduh disini:

Checklist Pelaporan Audit Mutu Internal AMI SPMI

“Tetaplah semangat untuk membangun sistem manajemen mutu pendidikan yang efektif dan efisien”

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Untuk Informasi Pelatihan dan In-House Training
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

Pelayanan Prima Lembaga Pendidikan

Pelayanan Prima Institusi Pendidikan 2

 

Pelayanan Prima & Kepuasan Pelanggan

Dalam era kompetitif saat ini, masing-masing lembaga pendidikan sudah harus memperhatikan kualitas layanan yang disajikan kepada stakeholder. Kualitas layanan dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan Pelayanan Prima (service excellence). Kegiatan pelayanan prima dapat dilatih pada segenap dosen/guru/ tenaga kependidikan, misalnya bagaimana menyapa, menyambut, menerima, melayani segenap stakeholder yang ada.

Sulitkah mengimplementasikan kegiatan pelayanan Prima? Untuk lebih jelasnya, bagi kawan-kawan yang berminat silahkan diunduh Slideshare berikut ini:

Klik disini:

Pelayanan Prima Institusi Pendidikan 2

Demikian semoga bermanfaat.

Salam hangat,

admin,

www.mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Untuk Layanan In-House Training Pelayanan Prima Pendidikan

Silahkan kontak bagian Customer Service kami


 

 

 

Pelatihan

Temuan Umum dalam Audit ISO 9001:2008 Klausul 4

Temuan dalam ISO 9001:2008

Dear Bapak/Ibu pengelola SPMI, SPMP dan ISO Sekretariat,

Auditor dan Auditee (pihak teraudit) perlu mengetahui temuan-temuan apa saja yang sering terjadi (common findings) dalam Audit ISO 9001:2008. Dengan mengetahui temuan-temuan tersebut, baik Auditor maupun auditee akan lebih terinspirasi dan lebih berhati-hati dalam menjalankan profesional pekerjaan mereka.

Berikut kami unggah/upload file presentasi (ppt) terkait materi temuan umum (common findings) Audit ISO 9001:2008 klausul 4. Silahkan di didownload disini:

Temuan Umum Audit ISO 9001:2008 Klausul 4

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Mutu & tetap Semangat

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Dapatkan Slideshare Lengkap Audit Mutu Pendidikan:

Silahkan klik disini


Temuan Umum Audit ISO 9001:2008 Klausul 5

TEMUAN UMUM AUDIT ISO 9001:2008 KLAUSUL 5

Dear Bapak/Ibu pengelola SPMI / SPMP /Kantor Jaminan Mutu/ ISO Sekretariat, di manapun berada, apa kabar?

Kami doakan agar semua senantiasa sehat dan semoga tetap bersemangat menjalanan Continuous Improvement pada SPMI/ SPMP yang menjadi tugas pekerjaan kita sehari-hari.

Pada posting materi kali ini, kami unggah/upload, temuan umum/ common findings terkait klausul 5 ISO 9001:2008. Dengan mempelajari materi ini, InsyaAllah kita akan lebih memahami persyaratan-persyaratan apa saja yang sering diabaikan oleh auditee.

Sebagai auditor diharapkan mendapat inspirasi dan lebih jeli dalam melihat peluang-peluang perbaikan. Sebagai Auditee mudah-mudahan akan lebih terinspirasi dan lebih bersemangat untuk memberbaiki kualitas kerja di unit/departemen masing-masing. Bravo dan tetap semangat.

Silahkan materi (ppt) di unduh disini:

Temuan Umum Audit ISO 9001:2008 Klausul 5

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan

123
×

Assalamu'alaikum...

× Hubungi Kami