Menjaga relevansi SPMI

Standar SPMI yang “Relevant”

Pendahuluan Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dan BANI (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible) membawa tantangan baru bagi institusi pendidikan tinggi. Perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya bertahan (survive) tetapi juga beradaptasi dan berkembang dalam lingkungan yang terus berubah cepat (disrupsi). Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berperan penting dalam memastikan mutu pendidikan tetap terjaga dan relevan […]

Standar SPMI yang “Relevant” Read More »

SPMI dan Time Management

SPMI dan Time Management

SPMI dan Time Management Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Pendidikan Tinggi adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Dikdasmen adalah sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh

SPMI dan Time Management Read More »

Gaya Kepemimpinan SPMI

SPMI dan Teori Kepemimpinan Edwin Ghiselli

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan instrumen penting dalam memastikan tercapainya mutu pendidikan di perguruan tinggi. Implementasi SPMI yang efektif membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan berkompeten. Kepemimpinan yang memiliki sifat-sifat tertentu (traits). Ketentuan SPMI yang diatur dalam Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Pembahasan dan ketentuan peraturan SPMI diatur dalam

SPMI dan Teori Kepemimpinan Edwin Ghiselli Read More »

Tantangan Implementasi SPMI di Perguruan Tinggi

Pendahuluan Perguruan tinggi di Indonesia diberi otonomi untuk mengelola institusi mereka, namun masih saja diwajibkan untuk menerapkan sistem manajemen tertentu, misalnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai upaya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan (Permendikbudristek 53 Tahun 2023 pasal 67 sampai pasal 70 tentang SPMI). Fakta di lapangan, banyak perguruan tinggi di Indonesia mengalami kesulitan dalam

Tantangan Implementasi SPMI di Perguruan Tinggi Read More »

SPMI dan 7S McKinsey

SPMI dan 7S McKinsey Framework

SPMI dan 7S McKinsey Framework Pendahuluan Saat ini begitu banyak lembaga pendidikan yang menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) namun belum bisa mendapatkan manfaat dari sistem mutu tersebut. Perbaikan mutu yang diinginkan belum dapat terealisir dengan baik. SPMI telah dikembangkan dengan membuat begitu banyak dokumen seperti kebijakan, standar mutu, manual dan formulir-formulir, namun dalam tataran

SPMI dan 7S McKinsey Framework Read More »

SPMI dan Keterampilan Konseptual

SPMI dan Keterampilan Konseptual

SPMI dan Keterampilan Konseptual Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah pendekatan manajemen yang fokus pada peningkatan mutu secara berkelanjutan (kaizen) dan melibatkan semua elemen organisasi. Sebagai suatu sistem manajemen mutu yang komprehensif, SPMI memerlukan peran yang kuat dari para pemimpin organisasi. Peran ini penting ini dalam bentuk memperkenalkan, mengimplementasikan, dan memelihara praktik SPMI. Ada

SPMI dan Keterampilan Konseptual Read More »

Pernyataan Komitmen dalam Kebijakan SPMI

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi bertujuan untuk memastikan bahwa semua proses pendidikan memenuhi standar-standar SPMI yang telah ditetapkan dan terus ditingkatkan. Pernyataan komitmen terhadap mutu adalah salah satu elemen penting dalam kebijakan SPMI. Artikel ini membahas alasan mengapa pernyataan komitmen ini penting dan memberikan contoh bagaimana pernyataan tersebut dapat dirumuskan dengan

Pernyataan Komitmen dalam Kebijakan SPMI Read More »

SPMI dan Gaya Kepemimpinan Situasional

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi merupakan kerangka kerja yang penting untuk memastikan tecapainya mutu pendidikan yang berkelanjutan dan peningkatan kinerja institusi (kaizen). Implementasi SPMI yang efektif membutuhkan kepemimpinan yang “adaptif dan responsif” terhadap dinamika dan kebutuhan organisasi. Saat masih banyak pemimpin belum memahami sesara utuh bagaimana mengadaptasi gaya kepemimpinan dikaitkan dengan

SPMI dan Gaya Kepemimpinan Situasional Read More »

Teori Motivasi Penguatan

SPMI dan Implementasi Teori Penguatan

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan suatu keharusan bagi perguruan tinggi dalam memastikan mutu pendidikan yang diberikan sesuai dengan standar pendidikan nasional dan internasional. Keberhasilan implementasi SPMI sangat tergantung pada partisipasi dan komitmen dari seluruh elemen institusi, mulai dari pimpinan, dosen, hingga staf karyawan / administrasi. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat mendukung keberhasilan

SPMI dan Implementasi Teori Penguatan Read More »

SPMI dan Kesederhanaan

Pentingnya Kesederhanaan Dokumen SPMI

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah alat penting (sistem mutu) yang digunakan oleh perguruan tinggi untuk memastikan mutu pendidikan yang diberikan. Meskipun tujuannya mulia, pelaksanaan SPMI sering kali dihadapkan pada tantangan kompleksitas administrasi dan birokrasi yang dapat menghambat efektivitasnya. Dalam konteks ini, kesederhanaan (simplicity) dalam SPMI bisa menjadi bentuk “kecanggihan” (hasil kecerdasan) yang tidak

Pentingnya Kesederhanaan Dokumen SPMI Read More »

Scroll to Top