Permen 39 Untuk Orang Sibuk

Permen 39 untuk Orang Sibuk: Ringkas, Jelas, dan Bisa Langsung Jalan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Permen 39 untuk Orang Sibuk: Ringkas, Jelas, dan Bisa Langsung Jalan Oleh:Bagus SuminarWakil Ketua ICMI Jatim, Anggota Tim Litbang Persyada Al Haromain “Permen 39 sering terasa rumit karena dibaca sekaligus. Padahal ada pasal-pasal ringan yang bisa langsung dibenahi tanpa bikin kepala penuh.” Tidak semua orang di kampus punya waktu membaca peraturan […]

Permen 39 untuk Orang Sibuk: Ringkas, Jelas, dan Bisa Langsung Jalan Read More »

SPMI, OBE dan Praktik di Kampus 1

OBE dan PR Besar Kampus: Menyambungkan CPL dengan Kehidupan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Oleh: Bagus SuminarWakil Ketua ICMI Jatim, Dosen dan Tim Soft Skills mutupendidikan.com “OBE sudah jadi aturan, tapi sering mandek di kertas. PR besar kampus: bagaimana CPL yang ditulis bisa benar-benar hidup di kehidupan mahasiswa?” Seorang mahasiswa pernah nyeletuk di kantin kampus, “CPL itu jenis makanan apa ya? Kok dosen sering sebut

OBE dan PR Besar Kampus: Menyambungkan CPL dengan Kehidupan Read More »

Gaji Guru dan Dosen

Dosen Bertahan, Kampus Berjuang

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Dosen Bertahan, Kampus Berjuang Oleh: Bagus SuminarWakil Ketua ICMI Jatim, Dosen UHW Perbanas Surabaya “Dosen bertahan di tengah gaji pas-pasan, kampus swasta berjuang di bawah bayang-bayang PTN. Masihkah negara hadir dalam keadilan pendidikan?” “Apakah semua beban keuangan pendidikan harus ditanggung negara, ataukah ada partisipasi dari masyarakat?” Pertanyaan itu dilontarkan oleh Menteri

Dosen Bertahan, Kampus Berjuang Read More »

Ethic Clearance: Pondasi yang Hilang di Balik Ledakan Publikasi

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Ethic Clearance: Pondasi yang Hilang di Balik Ledakan Publikasi Oleh: Bagus SuminarWakil Ketua ICMI Jatim, Dosen UHW Perbanas Surabaya Lonjakan publikasi belum tentu kabar baik jika fondasi etiknya rapuh. Ethic clearance hadir sebagai penopang utama mutu riset yang bisa dipercaya. Pasca munculnya sejumlah perguruan tinggi Indonesia dalam daftar red flag lembaga

Ethic Clearance: Pondasi yang Hilang di Balik Ledakan Publikasi Read More »

SPMI dan Akreditasi 2

Akreditasi: Simbol atau Substansi?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Instagram: @mutupendidikan Pendahuluan Akreditasi telah menjadi simbol penting bagi perguruan tinggi dalam menunjukkan peringkat mutu mereka. Mendapatkan akreditasi unggul sering kali dianggap sebagai puncak prestasi yang mencerminkan kinerja institusi. Hanya saja, di balik hal tersebut, muncul pertanyaan: apakah akreditasi hanya sekadar simbol, atau benar-benar mencerminkan substansi mutu pendidikan yang dapat dipercaya? Institusi

Akreditasi: Simbol atau Substansi? Read More »

SPMI dan Perilaku Korupsi

Jangan Biarkan Korupsi Menodai SPMI: Langkah Preventif bagi Perguruan Tinggi

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Instagram: @mutupendidikan Pendahuluan Korupsi selalu menjadi ancaman laten yang tak hanya merugikan keuangan negara (PTN) atau Badan Penyelenggara (PTS), namun juga mencederai sistem mutu pendidikan tinggi. Dalam konteks Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), korupsi dapat menghancurkan landasan utama yang dibangun di atas prinsip transparansi, akuntabilitas dan perbaikan berkelanjutan. SPMI disusun untuk memastikan

Jangan Biarkan Korupsi Menodai SPMI: Langkah Preventif bagi Perguruan Tinggi Read More »

SPMI dan Budaya Mutu

Permendikbudristek 53/2023: Mengapa ‘Budaya Mutu’ Harus Jadi Fokus Utama?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Instagram: @mutupendidikan Pendahuluan Ketika mengkaji mutu pendidikan tinggi, sering kali kita mendengar terminologi seperti kebijakan, standar, evaluasi, dan akreditasi. Namun, ada satu konsep fundamental yang sangat penting yaitu: budaya mutu. Namun sangat disayangkan, dalam Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, istilah “budaya mutu” tidak muncul secara eksplisit. Penulis

Permendikbudristek 53/2023: Mengapa ‘Budaya Mutu’ Harus Jadi Fokus Utama? Read More »

SPMI dan Analisis Peluang Eksternal

Evaluasi Permendikbudristek 53/2023: Kecepatan versus Akuntabilitas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Instagram: @mutupendidikan Pendahuluan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 merupakan regulasi penting dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Regulasi ini bertujuan baik yakni mendorong terwujudnya perguruan tinggi yang adaptif, inklusif, dan bermutu melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Namun sejak regulasi sebelumnya yakni Permenristekdikti No, 62 tahun 2016, menurut pendapat

Evaluasi Permendikbudristek 53/2023: Kecepatan versus Akuntabilitas Read More »

SPMi dan Peran Regulasi Pemerintah

Inovasi Penjaminan Mutu: Masukan Untuk Evaluasi Permendikbudristek No. 53/2023

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Instagram: @mutupendidikan Pendahuluan Penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia merupakan salah satu pilar penting untuk memastikan bahwa sistem pendidikan tinggi menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan global. Permendikbudristek No. 53/2023 merupakan regulasi Pemerintah dan landasan hukum bagi pelaksanaan penjaminan mutu melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu

Inovasi Penjaminan Mutu: Masukan Untuk Evaluasi Permendikbudristek No. 53/2023 Read More »

SPMI dan Kemalasan Sosial

Menakar Keberhasilan SPMI: Efektifkah Siklus PPEPP?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah kebijakan Pemerintah yang dipandang cukup strategis untuk meningkatkan dan menjaga mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 menekankan pentingnya perguruan tinggi menerapkan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan standar) untuk mendorong perbaikan mutu secara berkelanjutan (kaizen). Namun, di tengah

Menakar Keberhasilan SPMI: Efektifkah Siklus PPEPP? Read More »

Scroll to Top