Satu Teman yang Mengubah Segalanya

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Satu Teman yang Mengubah Segalanya Oleh: Bagus SuminarWakil Ketua ICMI Jatim, Dosen UHW Perbanas Surabaya Kadang, yang dibutuhkan mahasiswa asing bukan sistem yang megah—tapi satu teman yang bilang: “Kalau kamu bingung, aku bisa bantu.” Ada hal yang sering luput, jarang dibahas di ruang-ruang rapat pimpinan kampus, meski slide demi slide telah […]

Satu Teman yang Mengubah Segalanya Read More »

Harmoni Teori X dan Y: Membangun SPMI yang Humanis dan Berkelanjutan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Instagram: @mutupendidikan Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah tool penting dalam pengelolaan mutu institusi perguruan tinggi. Melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan standar), SPMI dikembangkan untuk memastikan kesinambungan mutu dan kemampuan institusi dalam merespons kebutuhan pemangku kepentingan yang terus berubah. Siklus ini, kemudian menjadi fondasi bagi perguruan tinggi

Harmoni Teori X dan Y: Membangun SPMI yang Humanis dan Berkelanjutan Read More »

Teori Motivasi Maslow

SPMI dan Teori Motivasi Maslow

Pendahuluan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh anggota organisasi, mulai dari tim dosen, staf karyawan, hingga jajaran manajemen. Motivasi kerja individu merupakan salah satu faktor kunci sukses yang mempengaruhi efektivitas dan keberhasilan SPMI. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memahami dan meningkatkan motivasi kerja karyawan adalah

SPMI dan Teori Motivasi Maslow Read More »

Teori Motivasi Penguatan

SPMI dan Implementasi Teori Penguatan

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan suatu keharusan bagi perguruan tinggi dalam memastikan mutu pendidikan yang diberikan sesuai dengan standar pendidikan nasional dan internasional. Keberhasilan implementasi SPMI sangat tergantung pada partisipasi dan komitmen dari seluruh elemen institusi, mulai dari pimpinan, dosen, hingga staf karyawan / administrasi. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat mendukung keberhasilan

SPMI dan Implementasi Teori Penguatan Read More »

Pentingnya Motivasi Intrinsik bagi Keberhasilan SPMI

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bertujuan untuk memastikan bahwa perguruan tinggi menjalankan peran dan fungsinya dengan standar mutu “yang tinggi” dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan implementasi SPMI tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, standar dan prosedur yang ada, tetapi juga oleh motivasi individu (pimpinan, dosen dan staf) yang terlibat dalam proses tersebut. Motivasi intrinsik, yang berasal

Pentingnya Motivasi Intrinsik bagi Keberhasilan SPMI Read More »

Implikasi Teori Dua Faktor Herzberg bagi Keberhasilan SPMI

Pendahuluan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi adalah mekanisme yang disusun oleh Kementerian Pendidikan untuk memastikan bahwa institusi pendidikan tinggi mencapai dan mempertahankan standar mutu yang diinginkan. Implementasi SPMI yang efektif tentu bukan suatu pekerjaan yang mudah, memerlukan motivasi tinggi dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), terutama tenaga struktural, pimpinan, dosen dan karyawan. Tenaga

Implikasi Teori Dua Faktor Herzberg bagi Keberhasilan SPMI Read More »

Scroll to Top