• +628123070905
  • mutupendidikan.info@gmail.com

Tag Archive Budaya mutu

Metode Audit Mutu Internal (AMI)

Metode AMI Pendidikan

Agar proses Audit Mutu Internal (AMI) atau Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) dapat berjalan dengan baik, sukses dan lancar, metode-metode nya perlu disiapkan dan dipahami dengan baik. Mulai bagaimana melakukan perencanaan, apa saja yang harus dipersiapkan, bagaimana menyiapkan daftar periksa (checklist), bagaimana proses audit akan dilakukan, bagaimana penyiapan timnya dll.

Untuk itu berikut kami upload slideshare metode Audit Mutu Pendidikan, bagi yang tertarik, silahkan diunduh disini:

Metode Audit Mutu SPMI

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

mutupendidikan.com


INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


Untuk informasi silahkan kontak:

Hasan Bagus

Email: mutupendidikan.info@gmail.com

SMS/WA : 08123070905

Perencanaan Audit Mutu Internal (AMI)

PERENCANAAN AMI

“If you fail to prepare, you are preparing to fail”

Quotes diatas menjelaskan tentang pentingnya perencanaan. Kalau kita gagal dalam membuat perencanaan berarti kita mempersiapkan untuk gagal. Demikian juga dalam kegiatan Audit, perencanaan perlu disiapkan sebaik mungkin agar proses audit yang diselenggarakan tepat sasaran dan dapat terlaksana dengan baik.

Dalam membuat perencanaan Audit Mutu Internal (AMI), hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sbb:

  • Visi, Misi  & Struktur organisasi.
  • Ruang lingkup kegiatan
  • Ruang lingkup produk dan pelayanan.
  • Ukuran dan lokasi.
  • Harapan pelanggan/stakeholders.
  • Tujuan dan kebijakan organisasi.
  • Jumlah & pengalaman auditor dll.

Untuk dapat memahami apa saja yang perlu dipersiapkan dalam perencanaan AMAI/AMI, berikut kami sampaikan file slideshare sbb, silahkan diunduh:

Perencanaan Audit SPMI

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Mutu,

mutupendidikan.com


Dapatkan materi slideshare Audit Mutu lainnya:

Silahkan klik disini


Kosakata dalam Audit Mutu Internal (AMI)

Istilah penting dalam Audit Mutu

Untuk dapat memahami proses audit mutu internal (AMI), pertama yang harus dipelajari adalah masalah kosakata atau peristilahan dalam praktek-praktek Audit. Dengan memahami kosakata ini, kita akan terhindar dari masalah komunikasi. Pemahaman yang sama dapat memperlancar proses audit dan kesalahan akibat perbedaan persepsi dapat dihindari.

Untuk memahami lebih dalam tentang kosakata dalam kegiatan audit, silahkan diunduh materi presentasi berikut ini:

Kosa Kata dalam Audit SPMI

Demikian, semoga bermanfaat dan salam mutu.

Hormat kami,

mutupendidikan.com


Dapatkan Materi Audit Mutu lainnya:

Silahkan diunduh disini 


 

Pengenalan Audit Mutu Internal (AMI)

Audit Mutu Internal

Pengertian Audit Mutu adalah:

Suatu pemeriksaan yang sistematis dan independen untuk menentukan apakah kegiatan menjaga mutu serta hasilnya telah dilaksanakan secara efektif sesuai dengan rencana yang ditetapkan untuk mencapai tujuan

Tujuan diselenggarakan Audit Mutu untuk pendidikan (Perguruan Tinggi, Sekolah, Madrasah) antara lain untuk:

  • Menentukan kesesuaian atau ketidaksesuaian elemen-elemen Sistem Mutu (SM) dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan.
  • Menentukan keefektifan pencapaian dari tujuan-tujuan mutu yang telah ditetapkan (Indikator Kinerja Kunci).
  • Menyempurnakan SM.
  • Memenuhi persyaratan peraturan.
  • Memantau SM sebagaimana tercantum dalam program atau kebijakan organisasi.

Untuk memahami dan mengenal bagaimana pelaksanaan AMI (Audit Mutu Internal) lebih dalam, berikut kami sampaikan materi slideshare pengenalan Audit Mutu Internal yang bisa diunduh:

Pengenalan Audit Mutu Internal (AMI)

Dalam slideshare diatas akan diulas garis besar tentang:

  • Pengertian Audit Mutu
  • Pengertian Sistem Mutu
  • 3 Tipe penjaminan mutu
  • Tujuan Audit Mutu
  • 3 Tipe utama Audit Mutu
  • dan Lingkup Audit Mutu

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Dapatkan materi AMI lainnya:

Silahkan klik disini


 

Klinik SPMI – Penguatan Budaya Mutu Pendidikan Tinggi

PENGUATAN BUDAYA MUTU

Jakarta – Pendidikan Tinggi memiliki peran penting untuk mencetak lulusan unggul yang berdaya saing dan memiliki kompetensi. Mengingat pentingnya kualitas lulusan tersebut, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan meluncurkan program inovatif-kreatif bernama “Klinik SPMI” (Sistem Penjaminan Mutu Internal) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas program studi pendidikan tinggi di Bumi Pertiwi Indonesia.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad menjelasakan bahwa upaya peningkatan kualitas program studi harus dimulai dari internal organisasi pendidikan tinggi itu sendiri. Beliau menjelaskan “Mutu/kualitas bukan sesuatu yang didapatkan universitas dari pemerintah saja, namun harus disadari bahwa internal pendidikan tinggi, baik dari segi kualitas dosen hingga sistem pembelajaran, juga perlu diperhatikan oleh universitas. Oleh sebab itu, Klinik SPMI ini akan berusaha membantu pendidikan tinggi untuk meningkatkan mutu program studinya,” ujar Intan kala menyampaikan kata sambutannya dalam acara Coffee Morning sekaligus soft-launching Klinik SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) di Gedung D Kemristekdikti Senayan, Jakarta.

Klinik SPMI merupakan program layanan masyarakat berupa bimbingan teknis (Bimtek) yang diperuntukkan bagi lembaga perguruan tinggi agar lebih memahami SPMI dan SPM-Dikti, serta yang lebih urgent lagi adalah untuk meningkatkan kesadaran membangun budaya mutu (Quality Awareness). Klinik SPMI memiliki program memberikan layanan informasi berupa FAQ/ tanya jawab melalui sarana online maupun offline dan interaktif tentang bagaimana membangun budaya mutu (Quality Culture) di perguruan tinggi Indonesia, serta memberikan berbagai solusi yang efektif terhadap segala permasalahan yang dihadapi dalam mensosialisasikan budaya mutu pendidikan tinggi.

Selain itu, Direktur Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa Aris Junaidi mengutarakan bahwa untuk meningkatkan kualitas  hidup manusia Indonesia, hal penting yang harus dilakukan ialah melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran. “Dalam revolusi mental nawacita Presiden RI Joko Widodo, sangat jelas disampaikan bahwa peningkatan mutu SDM harus dimulai dari mutu pendidikan tinggi. Jika kita ingin mengharapkan lulusan yang unggul dan berdaya saing, maka peningkatan mutu pendidikan inilah yang harus kita utamakan”, ujar Aris Junaidi dalam paparannya.

Kurang lebih 14 fasilitator di tingkat pusat dan 200 fasilitator di berbagai wilayah akan memberikan layanan Klinik SPMI dan juga audit internal (AMI). Penerima/ Klien layanan Klinik SPMI cukup luas, dapat meliputi pengelola perguruan tinggi, yayasan, dosen, mahasiswa hingga masyarakat umum.

Diharapkan seluruh komponen masyarakat dapat mendukung program Klinik SPMI ini. PT. FIAS, sebagai mengelola Media Website: mutupendidikan.com menyambut baik program Klinik SPMI ini. Media mutupendidikan.com ikut berpartisipasi memberikan dukungan berupa penyediaan materi Slideshare terkait budaya mutu /SPMI yang dapat diakses dengan mudah di tautan:

Membangun Budaya Mutu Pendidikan

Demikian, semoga progam Klinik SPMI yang dikembangkan pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi berjalan dengan optimal, lancar, manfaat, efektif serta efisien. Aamiin 3x Yaa Rabb.

Salam mutu,

mutupendidikan.com


INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


 

Quotes Hari Ini…

Komunikasi

123