• +628123070905
  • mutupendidikan.info@gmail.com

Tag Archive SPMI

Mutu Pendidikan dan Manajemen konflik

SPMI & Manajemen Konflik


Silahkan diunduh Slideshare dibawah ini:

SPMI & Manajemen Konflik


Pentingnya mengelola konflik untuk keberhasilan SPMI…

mutupendidikan.com – Setiap organisasi selalu memiliki tujuan, proses-proses dan sumber daya. Dalam mengelola hal tersebut seringkali manajemen dihadapkan dengan situasi konflik yang menuntut untuk diselesaikan secara konstruktif, baik itu konflik antar individu, antar kelompok, maupun antar organisasi.

Lembaga pendidikan yang mengembangkan SPMI tentu saja juga akan menghadapi situasi konflik yang tidak nyaman. Lembaga pendidikan (Perguruan Tinggi, Sekolah, Madrasah) perlu mengembangkan teknik-teknik manajemen konflik yang fungsional sehingga konflik tersebut dapat diselesaikan secara kondusif dan mampu mendorong pencapaian sasaran organisasi dengan baik.

Konflik adalah satu proses yang dimulai jika satu pihak beranggapan bahwa pihak lain secara negatif telah mempengaruhi secara negatif (Robbins dalam Munandar, 2001). Manajemen Konflik merupakan hal yang sangat penting dalam implementasi SPMI. Jika konflik dikelola secara sistematis dapat berdampak positif yaitu, memperkuat hubungan kerja sama, meningkatkan kepercayaan dan harga diri, mempertinggi kreativitas dan produktivitas, dan meningkatkan kepuasan kerja.

Tujuan manajemen konflik adalah untuk mencapai kinerja yang optimal dengan cara memelihara konflik tetap fungsional dan meminimalkan akibat konflik yang merugikan. Mengingat kegagalan dalam mengelola konflik dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi, maka pemilihan teknik pengendalian konflik menjadi perhatian pimpinan organisasi.

Manajemen Konflik

Mengelola konflik berarti kita harus meyakini bahwa konflik memiliki peran dalam rangka pencapaian sasaran secara efektif & efisien. Mengelola konflik perlu skala prioritas, agar tidak menimbulkan kekacauan dalam koordinasi & integrasi antar fungsi/divisi dalam organisasi

3 Hal pokok dalam konflik

3 hal pokok yang perlu di perhatikan dalam manajemen konflik adalah:

  1. KONFLIK berkaitan dengan PERILAKU terbuka, bisa muncul karena adanya ketidaksetujuan antar individu & kelompok yang dibiarkan memuncak.
  2. KONFLIK muncul karena ada 2 PERSEPSI yang berbeda
  3. ADANYA PERILAKU yg dilakukan secara sadar oleh salah satu pihak UNTUK MENGHALANGI tujuan fihak lain

4 strategi penyelesaian konflik

4 Strategi yang dapat dilakukan dalam mengelola konflik adalah Menghindar, Memperhalus, Memaksa dan Berkolaborasi. Pengertian masing-masing adalah sebagai berikut:

  1. Menghindar (Denial) : menarik diri secara fisik dan mental dari konflik yang terjadi
  2. Memperhalus (smoothing) : mengakomodasikan kepentingan pihak lain
  3. Memaksa (fight) : menggunakan taktik kekuasaan untuk memenangkan konflik
  4. Kolaborasi : menghadapi konflik secara langsung dan menyelesaikannya dengan cara memuaskan semua pihak.

Untuk penjelasan detailnya silahkan diunduh file slideshare dibawah ini:


Silahkan diunduh Slideshare dibawah ini:

SPMI & Manajemen Konflik


Demikian, semoga materi singkat ini bermanfaat…

Salam mutu,

mutupendidikan.com

pelatihan & pendampingan


Untuk In-house training “SPMI & Manajemen Konflik dalan Organisasi”
Hubungi Customer Service kami

Kata kunci untuk memudahkan penelusuran: Konflik dalam lembaga pendidikan, Konflik di perguruan tinggi, konflik di sekolah, konflik di madrasah, SPMI, TQM, ISO 21000, Manajemen Konflik, Conflict Management, Konflik yang fungsional, Konflik organisasi, Pelatihan, Training, In-house Training

Kepemimpinan, SPMI & Budaya Mutu

SPMI & Peran Penting Kepemimpinan


Silahkan diunduh file presentasi berikut ini:

SPMI & Peran Penting Kepemimpinan


Dear All,

Bapak/Ibu yang berbahagia. Salam Mutu!

Untuk membangun SPMI & budaya mutu pendidikan seperti yang kita harapkan, tentu saja dibutuhkan pola kepemimpinan yang sesuai. Edward Sallis dalam bukunya Total Quality Management in Education menjelaskan panjang lebar tentang pola kepemimpinan TQM pada organisasi kependidikan. Bagaimana penjabarannya?

Bagi yang berminat mempelajari, silahkan di unduh file Slideshare berikut ini:

Klik disini:

SPMI & Peran Penting Kepemimpinan

Demikian, semoga bermanfaat.

Hormat kami,

Admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Untuk Informasi In-House Training Kepemimpinan & Budaya Mutu

Silahkan hubungi bagian Customer Service kami


Layanan Devisi Psikologi Pendidikan:

Layanan Tes Psikologi (Psikotes) untuk lembaga pendidikan. Kunjungi Disini


Kata kunci untuk memudahkan penelusuran: SPMI, TQM, Kepemimpinan, Team Work, Leadership, Pemberdayaan, Empowerment, Bawahan, Motivasi, Komunikasi, mengarahkan, Leading, Komunikasi, Tes Psikologi, Psikotes

Permasalahan Pendidikan & manajemen mutu

Kendala utama implementasi SPMI


Dapatkah Slideshare disini:

Quo Vadis SPMI


Tidak sedikit lembaga pendidikan (Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah) yang menerapkan sistim penjaminan mutu SPMI, tidak mendapatkan hasil yang diharapkan. Program penjaminan mutu telah dilaksanakan, perangkatnya telah disiapkan, dokumennya telah dibangun, investasi jutaan rupiah telah dikeluarkan, namun perbaikan mutu yang diharapkan tidak kunjung dapat dirasakan dan tidak ada perubahan signifikan, bahkan tragisnya semua pelaksana menjadi apatis, mengapa hal ini dapat terjadi?

Dari begitu banyak problem/ kendala implementasi SPMI diantarannya adalah sbb:

  • Lemahnya komitmen dari otoritas institusi pendidikan (PT, Sekolah dan Madrasah)
  • Lemahnya dasar hukum untuk menjamin legalitas pelaksanaan SPMI-PT & SPMP Sekolah /Madrasah.
  • Gaya kepemimpinan yang kurang optimal
  • Keterbatasan jumlah dan kompetensi SDM pada PT/ Sekolah yang paham tentang SPMI/SPMP secara utuh dan benar.
  • Ketidak-pedulian dari para pemangku kepentingan internal tentang pentingnya budaya mutu dalam penyelenggaraan pendidikan.
  • Budaya penolakan (resistance) yang kuat terhadap setiap perubahan, termasuk perubahan ke arah perbaikan mutu, dari pejabat struktural, dosen, guru maupun tenaga kependidikan.
  • Kelemahan dalam sosialisasi terhadap seluruh pemangku kepentingan, termasuk juga kesalahan strategi pengelolaan organisasi.
  • Sikap dan pendapat bahwa tanggungjawab untuk menjamin, meningkatkan, dan membudayakan mutu hanya terletak pada Pimpinan atau para pejabat struktural, dan bukan pada setiap individu yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
  • Kelemahan dalam merumuskan isi kebijakan, standar dan manual SPMI/SPMP, termasuk kelemahan dalam perumusan indikator Sasaran keberhasilan yang terukur.
  • Ketidak-siapan sarana dan prasarana di bidang teknologi informasi.

Bagi kawan2  yang berminat mempelajari lebih dalam, silahkan diunduh file berikut ini:


Klik disini:

Quo Vadis SPMI/ SPMP.


Demikian sekilas informasi, semoga bermanfaat dan salam mutu…

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Ingin mengenal SPMI lebih dalam? Klik tautan dibawah ini:

Mutu Pendidikan


Untuk Informasi Pelatihan/ In-House Training/ Pendampingan

“Membangun Budaya Mutu”

(Customer Service) 


Kata kunci untuk membantu penelusuran: Kaizen, Improvement, Perbaikan, SPMI, SPMP, Budaya Mutu, Penjaminan Mutu, Pendidikan, Perguruan Tinggi, Sekolah, Madrasah, Quo vadis, Komitmen, Resistence, Sosialisasi, Instrumen, Metode, peningkatan mutu pendidikan, kendala utama implementasi SPMI, bimtek spmi, workshop sistem penjaminan mutu internal

Motivasi SPMI

SPMI, Motivasi Kerja & Budaya Mutu


Dapatkan Slide Presentasi dibawah ini:

SPMI, Motivasi Kerja & Budaya Mutu


Motivasi terbentuk dari sikap (attitude) pegawai dalam menghadapi situasi kerja di dalam organisasi (lembaga pendidikan). Motivasi merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri pegawai/karyawan/guru/dosen yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi (lembaga pendidikan). Sikap mental pegawai yang pro dan positif terhadap situasi-kondisi kerja itulah yang memperkuat motivasi pegawai untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal.

Secara umum, teori-teori motivasi dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok besar yaitu teori motivasi dengan pendekatan isi/kepuasan (content theory), teori motivasi dengan pendekatan proses (process theory) dan teori motivasi dengan pendekatan penguatan (reinforcement theory)

Teori-teori tersebut dapat diimplementasikan pada berbagai bentuk lembaga pendidikan, baik Perguruan Tinggi, Sekolah maupun madrasah. Penerapan teknik motivasi yang sesuai akan dapat meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan kualitas Sistem manajemen Mutu pendidikan dan membantu membangun Budaya Mutu pendidikan dan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal)

Untuk memahami lebih dalam tentang teori-teori motivasi, berikut dapat di unduh materi SlideShare berikut ini:


Dapatkan Slide Presentasi dibawah ini:

SPMI, Motivasi Kerja & Budaya Mutu


Demikian, semoga bermanfaat dan berkah selalu.

Salam Mutu,

mutupendidikan.com


Dapatkan Slideshare Budaya Mutu:

Silahkan di klik: Membangun Budaya Mutu


INFO PUBLIC TRAINING :

 Silahkan di Klik : Public Training


Dapatkan informasi terkait: Pelatihan / Bintek / Training / Training Kerja / Pelatihan kerja / Lokakarya / Workshop / Mutu / Pendidikan / Kualitas / Guru / Dosen / karyawan / Pegawai / manajemen / Kepemimpinan / Leadership / Motivasi / Sistem / Budaya / Komunikasi / Teori Motivasi Maslow / Hirarki Kebutuhan Maslow / ERG dari Alderfer / Teori Keadilan dari Adams / Teori Penguatan / Teori X dan Y McGregor / Teori Kebutuhan McClelland / Budaya Mutu / Perbaikan Berkelanjutan

Pelatihan komunikasi dan Membangun Budaya Mutu

Komunikasi, SPMI & Budaya Mutu


Dapatkan Slideshare disini:
Komunikasi, SPMI & Budaya Mutu

Keberhasilan implementasi SPMI pada lembaga pendidikan di Perguruan Tinggi, Madrasah dan sekolah-sekolah tentu saja terletak pada keberhasilan proses komunikasi yang terjadi dalam organisasi, baik dalam bentuk komunikasi antar individu, antar kelompok maupun antar organisasi.

Komunikasi merupakan pondasi penting dari “rumah” SPMI/ TQM. Dengan ketrampilan komunikasi, koordinasi antar individu dalam organisasi akan berjalan dengan baik dan  sinergi untuk mencapai sasaran SPMI/ TQM akan dapat dicapai.

Dalam lembaga pendidikan yang menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), ketrampilan komunikasi tente merupakan kebutuhan yang mutlak diperlukan. Dalam mewujudkan indikator standar SPMI tentu memerlukan ketrampilan dalam melaksanakan manual PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan). Pelaksanaan PPEPP, tentu tidak dapat berjalan optimal tanpa didukung ketrampilan komunikasi yang efektif.

Bagaimana bentuk detail proses komunikasi dalam organisasi?

Bagaimana memahami unsur-unsur penting proses komunikasi beserta upaya peningkatannya?

Berikut dapat diunduh SlideShare terkait dengan proses komunikasi, SPMI/ TQM dan berbagai tema penting yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan Total Quality Management/ SPMI

Bagi yang berminat, silahkan di unduh SlideShare berikut ini:

Dapatkan Slideshare disini:
Komunikasi, SPMI & Budaya Mutu

Demikian, semoga bermanfaat…

 

Salam Mutu,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Hubungi Customer Service untuk informasi
Pelatihan : “Mengembangkan Komunikasi, SPMI & Budaya Mutu Lembaga Pendidikan”

Kata kunci untuk memudahkan penelusuran: modul pelatihan komunikasi, materi pelatihan komunikasi efektif ppt, tor pelatihan komunikasi efektif, proposal pelatihan komunikasi efektif, makalah budaya mutu, pengertian budaya mutu sekolah, konsep budaya mutu, budaya mutu pendidikan, membangun budaya mutu, budaya mutu lembaga pendidikan, pengembangan budaya mutu sekolah, contoh budaya mutu.

Visi Misi Organisasi

TQM untuk Lembaga Pendidikan bag. 2


Dapatkan Slideshare disini:
PPT TQM untuk Lembaga Pendidikan bag-2

Visi, Misi & Nilai-Nilai Organisasi

Membangun Pernyataan Visi, Misi dan Nilai-Nilai suatu Lembaga Pendidikan merupakan hal yang sangat penting. Visi dan Misi yang baik akan memberi panduan dan arah yang jelas bagi anggota organisasi untuk melangkah mencapai cita-cita bersama.

Pengertian Visi:
  • Pernyataan visi mengisyaratkan tujuan puncak dari sebuah institusi & untuk apa visi itu dicapai.
  • Visi harus singkat, langsung, & menunjukkan tujuan puncak institusi, misalnya : “Seluruh pelajar kita akan sukses”
  • Beberapa organisasi membuat visi yang : pendek, singkat, dan mudah diingat
  • Untuk institusi pendidikan, kalimat seperti “Menyediakan Standar Belajar yang Unggul” bisa menjadi sebuah statemen visi yang tepat
Pengertian Misi:

Statemen misi sangat berkaitan dengan visi dan memberikan arahan yang jelas baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang.

Pernyataan Misi yang Efektif:
  • HARUS mudah diiingat
  • HARUS mudah dikomunikasikan
  • Sifat dasar bisnis HARUS diperjelas
  • HARUS ada komitmen terhadap peningkatan mutu
  • HARUS berupa statemen tujuan jangka panjang dari sebuah organisasi
  • HARUS difokuskan pada pelanggan
  • HARUS fleksibel
Pengertian Nilai-Nilai Organisasi:
  • Merupakan prinsip-prinsip yang menjadi dasar operasi dan pencarian organisasi tersebut dalam mencapai visi & misinya.
  • Nilai-nilai tersebut mengekspresikan kepercayaan dan cita-cita institusi.
Contoh Nilai-Nilai Lembaga Pendidikan:
  1. KITA mengutamakan para pelajar kita
  2. KITA  bekerja dengan standar integritas profesional tertinggi
  3. KITA bekerja sebagai tim
  4. KITA memiliki komitmen terhadap peningkatan yang kontinyu
  5. KITA  memberikan kesempatan yang sama pada semua
  6. KITA akan memberikan mutu pelayanan tertinggi
Pengertian Tujuan / Sasaran Lembaga Pendidikan:
  • Sering diekspresikan sebagai sasaran & cita-cita
  • Sebuah tujuan harus: diekspresikan dalam metode yang TERUKUR sehingga hasil akhirnya dapat dievaluasi
  • REALISTIS
  • DAPAT DICAPAI

Bagaimana Kelanjutannya? Bagaimana menyusun Sasaran organisasi yang baik?

Berikut  Slideshare visi, misi & nilai-nilai Organisasi yang kami sarikan dari buku Total Quality Management in Education yang di tulis oleh Edward Sallis. Materi tersebut dapat diunduh (download) disini:

Klik disini:
PPT TQM untuk Lembaga Pendidikan bag-2

Salam mutu dan tetap semangat,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


Layanan Pendampingan:
Pengembangan Visi & Misi Lembaga Pendidikan
Hubungi Customer Service Kami: (Klik disini)

Kata kunci untuk penelusuran: Bimtek, Manajemen Strategik, download ppt, contoh ppt, Visi, Misi, Nilai, TQM, Kualitas, Mutu, Peningkatan, Penjaminan Mutu, Goal, SMART, Pelatihan, Training, visi dan misi pendidikan, workshop visi misi, penyusunan visi misi perguruan tinggi, notulen rapat perumusan visi misi sekolah

Memberi Solusi bagi Pengembangan Mutu Pendidikan & SPMI

Gugus Kendali Mutu (GKM)


Silakan di unduh:

Gugus Kendali Mutu Institusi Pendidikan


GKM adalah sekelompok kecil karyawan (Dosen, Guru, Pegawai) yang terdiri dari 3-8 orang dari unit kerja/ pelaksana proses yang sama, yang dengan sukarela secara berkala dan berkesinambungan mengadakan pertemuan untuk melakukan kegiatan pengendalian mutu di tempat kerjanya dengan menggunakan alat kendali mutu dan proses pemecahan masalah.

Saat ini dalam lingkup Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), institusi pendidikan (Perguruan Tinggi/ Sekolah/ Madrasah) dapat meningkatkan kualitas sistem penjaminan mutu dengan menambahkan peran GKM (Gugus Kendali Mutu).

Tentu tidak mudah untuk membangun Tim KGM yang handal, perlu komitmen, kesadaran mutu prima dan sistem manajemen yang tepat dengan didukung standar dan SOP yang benar.

Nah.. bagaimana bentuknya, mekanisme kerjanya, tupoksinya? Silahkan diunduh file PPT berikut ini:

Gugus Kendali Mutu Institusi Pendidikan

Tetap semangat dan Salam Mutu…

Hormat kami,

mutupendidikan.com

 


Dapatkan Slideshare Budaya Mutu Pendidikan:

Silahkan di klik: Membangun Budaya Mutu Pendidikan


INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


Kata kunci untuk memudahkan pencarian: Bimtek, Bimbingan Teknis, Quality Circle, GKM untuk Pendidikan, Gugus Kendali Mutu, Penjaminan Mutu Pendidikan, Nasional, SPMI, SPMP, Manajemen Mutu Terpadu, TQM, Team Work, Quality circle, Training Gugus Kendali Mutu, Pelatihan Gugus Kendali Mutu

Ikutilah Pelatihan SPMI dan Audit Mutu Internal

CATAT JADWAL BERIKUT:
  • 4-7 September 2019, Primebiz Kuta Hotel, Jl. Raya Kuta No. 66 Kuta, Bali.
  • 8-11 Oktober 2019, Neo Hotel, Jl. Jawa 17 Gubeng, Surabaya
  • 26-29 Nopember 2019, Alia Cikini Hotel, Jl. Cikini Raya 32 (Depan TIM) Jakarta Pusat.
  • 17-20 Desember 2019, Cordela Kartika Dewi Hotel, Jl. Bhayangkara 35, Ngampilan, Yogyakarta.

* Jadwal diatas InsyaAllah akan running apabila jumlah peserta minimal 7 orang


Dapatkan Poster disini

Follow Instagram: @mutupendidikan


MEMBANGUN SPMI & AMI YANG UNGGUL UNTUK PERGURUAN TINGGI

TUJUAN PELATIHAN

Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk tim Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Perguruan Tinggi agar dapat memahami konsep SPMI & Total Quality Management (TQM) secara tepat. Peserta akan dibimbing merumuskan filosofi Continuous Improvement kedalam berbagai dokumen SPMI yang meliputi Kebijakan Mutu, Manual Mutu PPEPP, Prosedur dan formulir.

Institusi Perguruan Tinggi diharapkan mampu menjalankan kegiatan Audit Mutu Internal secara periodik. Untuk itu jumlah dan kualitas tenaga Auditor yang dimiliki harus senantiasa ditingkatkan. Kompetensi Auditor  perlu ditingkatkan secara terus menerus agar hasil audit (AMI) yang dilakukan dapat memberikan nilai tambah  yang maksimal bagi organisasi.

 KEUNIKAN PELATIHAN INI
  1. Penerapan “Kelas Kecil”, sehingga memungkinkan interaksi dan diskusi yang maksimal
  2. Diperbanyak praktek dan latihan pembuatan dokumen SPMI yang mengacu 9 kriteria IAPT 3.0 & IAPS 4.0
  3. Bonus materi tambahan integrasi antara SPMI dengan ISO 21001:2018 (Pendidikan)
  4. Undangan diskusi online group WA pasca pelatihan
  5. Akses gratis fasilitas E-Learning Mutu Pendidikan (Pengembangan SPMI, Audit Mutu Intrnal, Membangun Budaya Mutu, ISO 21001:2018)
SASARAN  PELATIHAN

Setelah mengikuti Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada hari 1 dan 2, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami filosofi SPMI, TQM dan Continuous Improvement.
  2. Memahami fungsi dan peran penting berbagai dokumen SPMI.
  3. Mampu menyusun Kebijakan SPMI, Manual PPEPP, Standar SPMI, Prosedur dan Formulir.
  4. Membangun Budaya Mutu. Pengembangan pola pikir, pola sikap, pola perilaku sesuai standar Dikti.

Setelah mengikuti pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) pada hari ke 3 dan 4, peserta diharapkan dapat:

  1. Mampu melaksanakan audit mutu internal secara profesional, independen, dan objektif;
  2. Mampu mengidentifikasi bahwa kegiatan proses pendidikan telah/belum sesuai dengan standar SPMI yang telah ditetapkan; dan
  3. Mampu mengidentifikasi lingkup perbaikan dan mengembangkan secara berkelanjutan.
MATERI PELATIHAN HARI I DAN II (PENGEMBANGAN DOKUMEN SPMI)
  1. Pengenalan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): Dasar hukum & peran penting
  2. Pengenalan SPME : 9 Kriteria IAPT 3.0 dan IAPS 4.0
  3. Penyusun Kebijakan SPMI yang terintegrasi dengan Renstra & RIP
  4. Latihan menyusun Manual SPMI (PPEPP) yang mendukung proses PDCA (Kaizen)
  5. Latihan menyusun  Standar SPMI yang mengacu 9 Kriteria BAN-PT / LAM-PT
  6. Menyusun Sasaran Mutu yang Spesific, Measurable, Attainable, Relevant & Timed
  7. Latihan menyusun Business Process, SOP dan Instruksi Kerja SPMI
  8. Latihan menyusun Formulir SPMI
  9. Membangun Budaya Mutu. Pengembangan pola pikir, pola sikap, pola perilaku yang sesuai dengan standar Dikti.
MATERI PELATIHAN HARI III DAN IV (AUDIT MUTU INTERNAL)
  1. Pengantar Audit Mutu
  2. Klasifikasi Audit
  3. Istilah-Istilah dalam Audit
  4. Perencanaan Audit dan Unsur dalam Audit
  5. Metode Audit
  6. Daftar Pengecekan
  7. Teknik Bertanya dalam Pengauditan
  8. Kiat Keberhasilan dalam Audit
  9. Ketidaksesuaian
  10. Tindakan Koreksi
  11. Laporan Audit
  12. Tinjauan Manajemen/ Kajiulang Manajemen
  13. Kualifikasi Auditor
SIAPA YANG PERLU MENGHADIRI PELATIHAN INI

Pimpinan PT, Rektor, Dekan, Pengurus Yayasan, Kaprodi, Staf SPMI, Management Representative, Wakil manajemen, Kepala Unit, Kepala Bidang, Staf TU, Staf Akademik, Staf SDM, ISO Sekretariat dan Stakeholder lainnya.

 DURASI PELATIHAN

4 hari kerja, Pkl. 09.00 s.d. 17.00 WIB.

 METODE PELATIHAN

Presentasi, diskusi, studi kasus dan praktek latihan. Materi disajikan dalam bahasa Indonesia.

FASILITATOR

Bagus Suminar SE., SPsi., MM & Tim

Kompetensi Fasilitator:

  • Praktisi SPMI PerguruanTinggi
  • Konsultan ISO 21001 : 2018
  • Certified Lead Auditor
  • Fasilitator SPMI & Audit Mutu Internal
  • Konsultan TQM, 5S dan Organizational Development
  • Praktisi Bisnis dan Motivator
INVESTASI
  • Rp. 3.200.000,- /peserta (harga normal)
  • Early bird : Rp. 2.800.000,- /peserta (Pendaftaran & pelunasan 1 minggu sebelum training)

* Biaya diatas tidak termasuk biaya penginapan

FASILITAS PELATIHAN

Sertifikat, Modul softcopy, Training kit, Lunch, dan 2x Coffee Break


Untuk informasi Pendaftaran Pelatihan, In-House Training & Pendampingan
silahkan kontak disini

INFO PUBLIC TRAINING LAINNYA:

 Silahkan di Klik : Public Training


Kata Kunci untuk memudahkan penelusuran: Bimtek SPMI, Bimbingan Teknis SPMI dan AMI, Lokakarya SPMI dan AMI, Training SPMI dan AMI, Pelatihan SPMI dan Audit Mutu Internal

Kualitas

TQM, Biaya Pencegahan dan Biaya Kegagalan

Biaya Pencegahan & Biaya Kegagalan

Dear Pejuang Penjaminan Mutu Pendidikan dimanapun berada…

Berikut materi lanjutan TQM (Total Quality Management), yang membahas tentang “Biaya Pencegahan” dan “Biaya Kegagalan”. Dengan menyadari kedua jenis komponen biaya ini, Institusi Pendidikan diharapkan dapat mengelola kedua biaya tersebut agar dapat ditekan serendah mungkin. Untuk lebih jelasnya, silahkan diunduh materi pada tautan dibawah ini:

PDF TQM untuk Lembaga Pendidikan bag-5

Salam Hormat,

admin,

mutupendidikan.com


Untuk informasi Pelatihan/ In-House Training:

“Pelatihan Dokumentasi SPMI”

Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

INFO PUBLIC TRAINING :

 Silahkan di Klik : Public Training


 

Budaya Mutu, SPMI dan Sikap Kerja

Budaya SPMI & Sikap Kerja Produktif


Tips Sukses SPMI #8:

“Akuilah Kesalahan Anda…”

Bolehkah karyawan dalam organisasi melakukan kesalahan dalam kegiatannya? Tentu hal ini menarik untuk dikaji. Kita tahu bahwa semua orang tentu pernah membuat kesalahan, hal ini merupakan kewajaran. Fenomena yang sering dijumpai adalah banyak karyawan yang takut membuat kesalahan. Mereka takut menjadi gunjingan teman-temannya, mereka takut mendapat hukuman, mereka takut diberhentikan sebagai pegawai. Sehatkah ini?

Adakah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan dalam kehidupannya? Tentu saja tidak. Setiap orang sejak kecil melakukan kesalahan dan terus berproses sampai mereka dewasa. Mereka belajar dari kesalahan tersebut.

Dalam organisasi, tentu saja proses itu terus berlangsung. Pimpinan Institusi Pendidikan, perlu memberi toleransi pada bawahan untuk melakukan kesalahan dalam  pekerjaan. Pegawai sulit akan bisa berkembang apabila tidak ada ruang gerak untuk mencoba, berkreasi dan belajar. Pegawai akan sulit untuk bisa berkembang apabila mereka dirasuki perasaan takut melakukan kesalahan.

Apabila organisasi ingin budaya mutu & Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan baik, tentu prinsip-prinsip Total Quality Management perlu terus-menerus dikembangkan.

 

Salah satu dari 14 point Deming:

Keluarlah dari ketakutan. Banyak karyawan takut untuk mengajukan pertanyaan, bahkan ketika mereka tidak memahami apa pekerjaan mereka, atau apa yang benar, atau apa yang salah. Mereka takut bertanya karena tidak ada ruang komunikasi yang nyaman bagi mereka.

Apa akibatnya, karyawan akan terus melakukan segala sesuatu dengan cara yang salah, atau mereka menjadi pasif tidak melakukannya sama sekali. Kerugian ekonomi dan produktifitas dari ketakutan ini sangat besar. Organisasi tidak dapat berkembang dengan baik, sinergi tidak diperoleh, biaya pengelolaan SDM menjadi besar.

“Untuk memastikan mutu dan produktivitas yang lebih baik, karyawan harus merasa nyaman dan aman”.

 

DAFTAR PERIKSA APAKAH ANDA SIAP PENGAKUAN KESALAHAN

  • Apakah Anda pernah merasa perlu “menutupi” satu kesalahan yang Anda lakukan pada pekerjaan Anda, karena takut akan konsekuensinya?
  • Bagaimana mengubahnya?
  • Sebutkan beberapa manfaat yang di dapatkan, karena Anda mampu mengakui kesalahan?

Demikian, semoga uraian singkat ini bermanfaat.

Salam hormat,

admin,

mutupendidikan.com

Workshop, Training, Pelatihan & Pendampingan


Hubungi Customer Service Kami untuk info:

“Pelatihan Memangun Budaya Mutu & SPMI”