• + SMS/WA: +628123070905
  • info@mutupendidikan.com

Tag Archive Improvement

Audit Mutu Internal

Klasifikasi Audit Mutu

AUDIT MUTU INTERNAL PENDIDIKAN

Pengertian

Audit Mutu Internal adalah Audit penjaminan dan konsultasi yang independen dan objektif secara internal dalam organisasi penyelenggara pendidikan berdasarkan standar yang dimiliki organisasi itu sendiri

Tujuan Audit Mutu Internal (AMI) sbb:

  1. Memberi nilai tambah dan memperbaiki kegiatan operasional akademik atau proses akademik Universitas/Sekolah/Madrasah.
  2. Mengetahui bahwa pelaksanaan standar mutu akademik Universitas/Sekolah/Madrasah telah tepat dan efektif, serta terdapat upaya-upaya peningkatan standar mutu akademik tersebut.
  3. Mengidentifikasi lingkup perbaikan dan mengembangkannya secara profesional berkelanjutan.

AMI vs AMAI

  • AMI : apabila ruang lingkup yang diaudit meliputi semua aspek dalam organisasi.
  • AMAI : ruang lingkup yang di audit hanya sebatas fungsi AKADEMIK

 

Proses pelaksanaan AMI mengikuti siklus sebagai berikut:

  1. Menetapkan tujuan audit
  2. Merencanakan audit tahunan
  3. Menetapkan sasaran dan lingkup audit
  4. Membentuk tim audit
  5. Mengkaji ulang dokumen dan menyiapkan daftar pengecekan (Audit Sistem)
  6. Menyelenggarakan rapat tim audit
  7. Menetapkan jadwal audit
  8. Melaksanakan audit di tempat obyek audit (Audit Kepatuhan)
  9. Menyusun laporan audit (Temuan, KTS, OB & PTK)
  10. Melakukan kajiulang oleh manajemen

 

3 Tipe Audit

  1. Audit tipe pertama (audit internal)
  2. Audit tipe kedua (audit eksternal)
  3. Audit tipe ketiga (audit eksternal secara independen)

Bagaimana penjelasan lebih lanjut, silahkan di unduh file slideshare dibawah ini:

Klik Tautan dibawah ini:

Klasifikasi Audit Mutu

Demikian, semoga bermanfaat & Salam Mutu

Hormat kami,

admin,

www.mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Dapatkan Slideshare Audit Mutu lainnya:
Silahkan (klik disini)

Dapatkan informasi terkait: Audit Mutu Internal Pendidikan / AMI / AMAI / Tujuan Audit / Jenis Audit / Tipe Audit / Klasifikasi Audit / Frekuensi Audit / Audit Mutu Akademik Internal / Lembaga Sertifikasi / Badan Sertifikasi / Lembaga Akreditasi / Badan Akreditasi / Audit Sistem / Audit kepatuhan / Manajemen / Leadership / Komunikasi / Sekolah / Madrasah / Perguruan Tinggi / Bimbingan Teknis

Sekolah Model SPMI Indonesia

IWA 2 Klausul 7: Realisasi Jasa Pendidikan

IWA 2: Panduan Implementasi ISO 9001

International Workshop Agreement 2 edisi I yaitu IWA-2 : 2003 pertama kali diterbitkan pada tahun 2003 dan di setujui pada suatu workshop yang diselenggarakan di Kota Acapulco, Mexico, bulan Oktober 2002. Kemudian muncul edisi I yaitu IWA2 : 2007. Edisi ini disetujui pada workshop yang diadakan di Kota Busan, Korea pada bulan November 2006. Edisi II ini menggantikan edisi I (IWA-2: 2003). Edisi I dari IWA-2 ini dikembangkan oleh anggota workshop yang terdiri dari 47 pakar dibidang pendidikan dan pakar penjaminan mutu meliputi kepala sekolah, dosen, guru, konsultan mutu, profesor, praktisi, pengamat Pendidikan, auditor dan tim konsultan pendidikan.

IWA2 adalah sebuah panduan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 bagi institusi pendidikan. IWA adalah kependekan dari International Workshop Agreement. Panduan  ini dipublikasikan oleh International Organization for Standardization serta dikembangkan melalui mekanisme workshop (bukan melalui proses komite). IWA2 ini disetujui melalui kesepakatan diantara para partisipan. Panduan ini ditinjau ulang setiap 3 tahun untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar sistem manajemen mutu yang berlaku.

IWA2 dapat menjadi panduan yang cukup menarik bagi para praktisi pendidikan dalam upaya menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001. Adapun yang harus diperhatikan bahwa IWA2 adalah sebagai panduan, IWA2 bukanlah suatu persyaratan (requirements) seperti standar ISO 9001. IWA2 tidak dapat dijadikan acuan kontrak dalam peninjauan kesesuaian maupun untuk tujuan sertifikasi.

Walaupun ISO 9000 berlaku generik, namun panduan IWA2 dikeluarkan guna memudahkan lembaga pendidikan mulai dari level pendidikan dasar, menengah, atas, universitas untuk menerapkan ISO 9001 secara efektif dan efisien. Dengan mengimplementasikan IWA2, lembaga pendidikan dapat memiliki efektifitas yang tinggi untuk dapat memenuhi persyaratan pelanggan. IWA2 dapat memperjelas implementasi ISO 9001, IWA2 dapat membantu mencapai pengembangan dan keberhasilan yang berkelanjutan.

Berikut kami upload materi IWA 2 klausul 7

Dalam materi tersebut, akan dibahas 6 hal penting yang meliputi:

  1. Perencanaan Realisasi Jasa Pendidikan
  2. Proses-proses yang berhubungan dengan siswa/pelajar
  3. Desain dan pengembangan dalam organisasi pendidikan
  4. Proses Pembelian
  5. Penyediaan Jasa Pendidikan
  6. Pengendalian alat pemantauan dan pengukuran

Untuk lebih jelasnya, silahkan diunduh materi presentasi berikut ini:

Klik disini:

IWA2 klausul 7 untuk SPMI SPMP

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

mutupendidikan.com


Untuk Informasi In-house Training ISO 9001:2015 & IWA 2

Hubungi Customer Service kami


 

bisnis proses institusi pendidikan

Business Process & Rencana Mutu SPMI

Pemetaan Proses Bisnis bagi Lembaga Pendidikan

Membuat Rencana Mutu (Quality Plan) yang baik tentu saja tidak mudah, perlu pemahaman yang utuh tentang Standar, Business Process maupun peraturan2 pemerintah yang terkait seperti akreditasi BAN-PT, BAN -SM dll.

Dalam business process mapping, proses-proses dalam organisasi pendidikan, dibagi menjadi beberapa bagian utama yang global. Masing-masing bagian utama yang global ini kemudian bisa dipecah menjadi proses-proses yang lebih kecil lagi dan seterusnya.

Dalam Business Process Mapping, dipetakan hal-hal sebagai berikut:

  1. apa yang dilakukan oleh institusi pendidikan,
  2. siapa penanggungjawabnya,
  3. standar penyelesaian aktivitas, dan
  4. bagaimana kesuksesan proses bisnis ditetapkan. (Taylor; Deming; Juran)

Memahami pemetaan bisnis proses akan memberikan wawasan mengenai keseluruhan proses bisnis yang ada di institusi pendidikan. Penguasaan teknik business process mapping memungkinkan pimpinan institusi pendidikan untuk melakukan perbaikan sistem manajemen agar lebih sistematis dan terarah.

Berikut kami sampaikan materi Business Process dan Quality Plan yang dapat diunduh/ download. Silahkan diunduh disini:

Pembuatan Business Process & Rencana Mutu SPMI

Salam Hormat,

mutupendidikan.com

pelatihan & pendampingan


Untuk In-House Training Penyusunan Proses Bisnis dan Sasaran Mutu Pendidikan
Hubungi Customer Service kami

 

SPMI Pendidikan

Siklus PDCA & Model SPMI Pendidikan

Bingung dalam memahami SPMI?

Big Picture MODEL SPMI ini insyaAllah akan sangat membantu. Dengan mengikuti alur PDCA dalam model ini, kita akan mudah untuk mengembangkan SPMI maupun SPMP. Model ini dapat pula diterapkan tidak hanya di Perguruan tinggi, dapat pula di implementasikan di SMA, SMP maupun Pendidikan SD.

SPMI

MODEL SPMI

Proses PDCA

Plan

Meletakkan Standar, sasaran serta proses yang dibutuhkan untuk memberikan hasil yang sesuai dengan spesifikasi. Melakukan

Do 

Implementasi proses sesuai standar yang telah ditetapkan.

Check

Memantau dan mengevaluasi proses/ standar dan hasil terhadap sasaran dan spesifikasi dan melaporkan hasilnya.

Act 

Menindaklanjuti hasil untuk membuat perbaikan yang diperlukan. Ini berarti juga meninjau seluruh langkah dan memodifikasi proses/standar untuk memperbaikinya sebelum implementasi berikutnya.

Manual PPEPP

Manual SPMI  pada dasarnya berkaitan dengan pentahapan mengelolaan standar melalui mekanisme PDCA (Kaizen):

  1. Tahap Penetapan Standar: Tahap ketika seluruh standar dirancang, dirumuskan, hingga disahkan atau ditetapkan oleh pihak yang berwenang pada Lembaga Pendidikan
  2. Tahap Pelaksanaan Standar: Tahap ketika isi seluruh standar mulai dilaksanakan untuk dicapai atau diwujudkan oleh semua pihak yang bertanggungjawab untuk itu.
  3. Tahap Evaluasi Standar: Pada tahap ini, pihak yang yang bertanggung jawab melakukan proses evaluasi terhadap masing-masing standar. Tahap ini dapat dilakukan melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI).
  4. Tahap Pengendalian Standar: Tahap ketika pihak yang bertanggungjawab melaksanakan standar harus selalu memantau, mengkoreksi bila terjadi penyimpangan terhadap isi standar atau ketidak-sesuaian antara kondisi riil dengan isi standar, mengevaluasi, mencatat, melaporkan semua hal  tentang pelaksanaan standar.
  5. Tahap Peningkatan Standar: Tahap ketika isi satu, beberapa, atau seluruh standar harus  ditingkatkan mutunya secara berkala dan berkelanjutan.

Garis Besar isi Manual SPMI

  1. Tujuan dan maksud Manual SPMI.
  2. Luas lingkup Manual SPMI.
    • Manual Penetapan Standar;
    • Manual Pelaksanaan Standar;
    • Manual Evaluasi (Pelaksanaan) Standar;
    • Manual Pengendalian (Pelaksanaan) Standar;
    • Manual Peningkatan Standar.
  3. Rincian tentang hal yang harus dikerjakan.
  4. Pihak yang bertanggungjawab mengerjakan sesuatu
  5. Uraian pekerjaan yang harus dilaksanakan sesuai manual SPMI.
  6. Uraian bagaimana dan bilamana pekerjaan itu harus dilaksanakan.
  7. Rincian formulir/borang/proforma yang harus dibuat dan digunakan sebagai bagian dari manual SPMI.
  8. Rincian sarana yang digunakan sesuai petunjuk dalam manual SPMI.

Demikian sekilas info tentang Model SPMI, PDCA dan Manual PPEPP.

Selamat berkarya, tetap semangat & Salam Mutu…

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Untuk mendapatkan bahan Slideshare tentang SPMI silahkan di kunjungi tautan berikut ini:

>>>> Pengembangan SPMI <<<<


Audit Mutu Internal dan SPMI Pendidikan

Kendala dalam Tindak Lanjut Temuan Audit

Masalah Seputar Audit Mutu Internal

Masalah sudah diidentifikasi, namun tidak ditindak-lanjuti secara tuntas.

Lembaga Pendidikan sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mengidentifikasi masalah, baik melalui audit internal/eksternal, tinjauan manajemen, survey kepuasan maupun analisis data. Namun setelah masalah berhasil diidentifikasikan, tindak-lanjutnya lemah, tidak tuntas dan tidak bernilai tambah. Inilah problem terbesar SPMI selama ini.

Untuk itu, peran dan komitmen pimpinan PT/ Kepala Sekolah untuk fokus pada upaya perbaikan perlu ditingkatkan. Pimpinan perlu mengawal terus agar upaya perbaikan dapat dilakukan dengan tuntas, mampu menyentuh akar masalah, sehingga temuan tersebut tidak terulang lagi di masa yang akan datang, namun sekali lagi, hal ini tentu tidak mudah.

Untuk informasi lebih lengkat tentang Audit Mutu Internal, silahkan di akses tautan berikut ini:

>>> Audit Mutu Internal SPMI <<<<

Demikian, semoga bermanfaat dan salam mutu

Admin,

mutupendidikan.com

Quote SPMI tindak lanjut masalah

Perbaikan pendidikan

ISO 9004 untuk Perbaikan, Inovasi dan Belajar (bag.3)

Perbaikan, Inovasi & Belajar

Yang terhormat Bapak/Ibu/Saudara Penggerak Penjaminan Mutu yang berbahagia,

Berikut kami sampaikan materi ISO 9004:2009 yang dapat mendukung proses improvement (perbaikan), inovasi dan proses belajar pada organisasi pendidikan. Dalam materi ini, akan dibahas tentang cara-cara melakukan perbaikan seperti penyusunan visi, misi dan sasaran mutu. Strategi melakukan inovasi dan metode pengembangan Knowledge Management.

Untuk lebih jelasnya silahkan diunduh materi PDF berikut ini:

ISO 9004:2009 untuk Perbaikan, Inovasi dan Belajar (bag.3)

Terima kasih, selamat berkarya & salam mutu,

Admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan

 

Tindakan Koreksi dalam AMAI

Koreksi, Korektif & Preventif

Bapak/Ibu yang terhormat,

Tindakan koreksi, adalah langkah perbaikan yang dilakukan ketika ada temuan KTS (Ketidak-sesuaian) dalam proses audit. Dalam praktek seringkali tindakan koreksi yang dilakukan terkesan seadanya, tidak lengkap, tidak mencukupi dan tidak efisien, kalau hal ini terjadi tentu saja harapan adanya perbaikan berkelanjutan dari proses PDCA tidak akan sesuai harapan.

Untuk memahami bagaimana metode yang benar dalam melakukan tindakan koreksi, korektif dan preventif,  dan siapa saja yang terlibat dalam proses ini, silahkan diunduh file SlideShare berikut ini:

Tindakan Koreksi dalam Audit Mutu Intenal

Demikian, semoga bermanfaat.

Terima kasih dan salam mutu.

mutupendidikan.com


Dapatkan Slideshare Audit Mutu lainnya:

Silahkan klik disini


Untuk informasi silahkan kontak:

Hasan Bagus

Email: mutupendidikan.info@gmail.com

atau kirim SMS/WA ke nomor: 08123070905

Pembuatan Laporan Audit Mutu Internal SPMI

Bagaimana membuat laporan AMI yang baik

Salam Mutu…

Kawan2 penggiat penjaminan mutu SPMI Perguruan Tinggi/ Sekolah / Madrasah yang saya hormati,

Pembuatan laporan Audit sangat penting sekali, karena dokumen ini akan menjadi acuan untuk kegiatan kajiulang manajemen dan sebagai arsip penting yang akan digunakan sebagai referensi dimasa yang akan datang. Oleh karena itu laporan Audit harus dibuat baku, lengkap dan profesional, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.

Apa saja yang perlu dituangkan dalam laporan audit dan kepada siapa laporan audit akan didistribusikan?

Untuk selengkapnya silahkan diunduh dalam SlideShare berikut ini :

Pembuatan Laporan AMI SPMI

Demikian semoga bermanfaat.

Hormat kami,

mutupendidikan.com


Dapatkan Slideshare Audit Mutu lainnya:

Silahkan klik disini


Untuk informasi silahkan kontak:

Hasan Bagus S

Email: bagus.suminar@gmail.com

atau SMS/WA ke nomor: 08123070905

 

Kosakata dalam Audit Mutu Internal (AMI)

Istilah penting dalam Audit Mutu

Untuk dapat memahami proses audit mutu internal (AMI), pertama yang harus dipelajari adalah masalah kosakata atau peristilahan dalam praktek-praktek Audit. Dengan memahami kosakata ini, kita akan terhindar dari masalah komunikasi. Pemahaman yang sama dapat memperlancar proses audit dan kesalahan akibat perbedaan persepsi dapat dihindari.

Untuk memahami lebih dalam tentang kosakata dalam kegiatan audit, silahkan diunduh materi presentasi berikut ini:

Kosa Kata dalam Audit SPMI

Demikian, semoga bermanfaat dan salam mutu.

Hormat kami,

mutupendidikan.com


Dapatkan Materi Audit Mutu lainnya:

Silahkan diunduh disini 


 

IWA 2 Klausul 8 tentang Pengukuran, Analisis & Perbaikan

Dear kawan-kawan pengelola SPMI yang berbahagia,

Klausul 8 IWA 2 adalah klausul tentang Pengukuran, Analisis dan Perbaikan dalam kegiatan proses pendidikan. Didalamnya diulas hal-hal sbb:

  1. Pengukuran dan monitoring Kepuasan Konsumen/ pelajar baik yang internal maupun eksternal
  2. Pelaksanaan Audit Mutu Internal yang sesuai kebutuhan organisasi.
  3. Pengukuran dan monitoring Proses-proses yang ada. Misal: Proses penyusunan kurikulum, proses belajar mengajar, proses pengelolaan ujian UTS/UAS dll.
  4. Pengukuran dan monitoring Produk Layanan. Misal: Evaluasi hasil proses belajar mengajar, dll.

Untuk lebih jelasnya, berikut kami share materi IWA 2, klausul 8, silahkan diunduh disini:

IWA2 klausul 8 untuk SPMI /SPMP

 

Salam mutu,

mutupendidikan.com

12