• +628123070905
  • mutupendidikan.info@gmail.com

Manajemen Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi

Manajemen Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi

Manajemen Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi

Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada hakikatnya mencakup kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pendidikan dan pembelajaran secara realitis dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan dosen dengan mahasiswa. Proses pendidikan ini dijadikan sebagai Tri Dharma perguruan tinggi sebab porsi kegiatan rutin yang sangat tampak secara keseharian adalah kegiatan pendidikan dan mengajar.

MANAJEMEN MUTU TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI
  1. Perencanaan
  2. Kebijakan
  3. Anggaran
  4. Pengawasan
  5. Evaluasi
PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN SEBAGAI DHARMA PERTAMA

Pendidikan dan pengajaran merupakan bagian atau dharma dari pertama Tri Dharma perguran tinggi. Secara yuridis, pendidikan tinggi dapat dipahami sebagai usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif  mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlaq mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Quality Process Domains
  1. Learning objectives (Tujuan pembelajaran)
  2. Curricular desaign (Rancangan Kurikulum)
  3. Teaching and Learning activities (Kegiatan belajar mengajar)
  4. Student learning assessment (Penilaian belajar)
  5. Implementstion quality assurance (Pelaksanaan penjaminan mutu)
PENELITIAN SEBAGAI DHARMA KEDUA

            Hakikat Penelitian Merupakan kegiatan sistematis menurut kaidah dan metode ilmiah guna memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan pengujian suatu cabang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam pengertian lain, penelitian dalam dunia perguruan tinggi diartikan sebagai kegiatan mencari kebenaran yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperleh informasi, data dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran  suatu asumsi dan atau hipotesis dibidang ilmu pengetahuan  dan teknologi serta menarik kesimpulan ilmiah bagi keperluan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ruang Lingkup
  1. Penelitian dasar atau fundamental merupakan penelitian ilmu dasar yang sangat berkaitan dengan pengembangan teori dan yang mendasari kemajuan ilmu pengetahuan tertentu.
  2. Penelitian penerapan merupakan kegiatan penelitian untuk menerapkan ilmu dasar agar dapat menghasilkan produk teknologi yang kelak bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
  3. Penelitian pengembangan teknologi atas permintaan masyarakat untuk meningkatkan produk yang telah ada agar dapat memenuhi kebetuhan mereka.

 

FUNGSI PENELITIAN BAGI DOSEN

Penelitian ataupun karya tulis ilmiah adalah konsekuensi pokok dari seorang dosen. Melakukan penelitian bagi seorang dosen dikandung maksud kedudukan dosen sebagai seorang ilmuan sekaligus peneliti yang berkewajiban memberikan solusi dan berbagi alternatif lainnya terkait dengan berbagai problem serta pengembangan ilmu pengetahuan  bagi masyarakat secara luas yang salah satunya diperoleh melalui penelitian.

STRATEGI PENGEMBANGAN PENELITIAN

Mengembangkan penelitian bagi setiap dosen diperguruan tinggi diperlukan pengelolaan pengembangan penelitian secara tepat.

  1. Pengembangan SDM
  2. Pengembangan kelembagaan
  3. Pengembangan Program
  4. Pendanaan dan fasilitas
ASPEK PENGEMBANGAN PROGRAM

Penelian institusi

Penelitian yang dilakukan oleh lembaga, atas nama lembaga dan untuk lembaga

Penelitian kelompok

Penelitian yang dilakukan oleh kelompok dosen atau perorangan ilmu maupun peneliti terapan

PENGABDIAN PADA MASYARAKAT SEBAGAI DHARMA KETIGA

Pengabdian pada masyarakat adalah salah satu bentuk implementasi yang dikembangkan  dalam kegiatan Tri Dharma diperguruan tinggi. Pengabdian dalam istilah lain disebut mengabdi adalah apapun bentuk kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Secara umum pengabdian merupakan suatu kegiatan yang dilakukan tanpa pamrih ataupun tanpa kompensasi apapun (Charity).

Konsep Pengetahuan Dan Pengabdian
  1. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
  2. Penyebarluasan ilmu pengetahuan
  3. Penerapan ilmu pengetahuan
  4. Pemberian bantuan keahlian kepada masyarakat
  5. Pemberian jasa layanan professional kepada masyarakat
Tujuan
  1. Mempercepat proses peningkatan kemampuan sumberdaya manusia sesuai dengan dinamika pembangunan
  2. Mempercepat upaya pengembangan masyarakat kearah terbinanya masyarakat dinamis yang siap mengikuti perubahan-perubahan kerah perbaikan dan kemajuan yang sesuai dengan nilai-nilai masyarakat
  3. Mempercepat upaya pembinaan institusi dan profesi masyarakat sesuai dengan perkembangannya dalam proses modernisasi.
  4. Memperoleh umpan balik dan memasukkan lain bagi perguruan tinggi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan relevansi pendidikan dan penelitian yang dilakukan dengan kebutuhan situasi.
BENTUK-BENTUK PENGABDIAN
  1. Pendidikan kepada masyarakat
  2. Pelayanan kepada masyarakat yakni perguruan tinggi perlu menyediakan SDM khusus untuk memberikan layanan sekaligus pendampingan bagi masyarakat yang memerlukan peran perguaruan tinggi.
  3. Pengembangan hasil penelitian.
  4. Pengembangan wilayah secara terpadu.
  5. Transfer teknologi.
  6. Kuliah kerja nyata yakni memadukan pendidikan dan pengajaran serta penelitan kedalamnya.
MANAJEMEN MUTU TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI

Pelaksanaan kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi dapat berjalan secara berkualitas sesuai dengan visi dan misi perguruan tinggi tentunya diperlukan manajemen Tri Dharma perguruan tinggi secara rapi dan profesional. Sehingga kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi dapat terealisasi secara sesuai dengan mutu, sasaran dan kebutuhan masyarakat akademik khususnya ataupun masyarakat umumnya.

Unsur Manajemen mutu Tri dharma
  1. Perencanaan Agar kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan sesuai prosedur tentunya diperlukan pedoman pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, pemelitian dan pengabdian masyarakat.
  2. Sumber Daya Manusia

Pengelolaan sumber daya manusia pada pelaksanaan kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi dipastikan memerlukan sumberdaya manusia yang unggul, dinamis, serta progresif agar sebuah program dapat terealisasi secara optimal dan tepat sasaran.

  1. Dana dalam pelaksaan Tri Dharma perguruan tinggi tampaknya menjadi problem yang sama antara perguruan tinggi satu dengan lainnya. Dosen khususnya pada perguruan tinggi swasta dapat melakukan terobosan baru yakni institusi atau fakultas dapat menjalin kerjasama penelitian dengan perusahaan asing maupun non asing dalam cakupan dalam atau luar negeri.
  2. Sistem Kontrol realisasi kegiatan dengan anggaran benar-benar terpantau sehingga berbagai kegiatan dapat terlaksana secara optimal dan hasilnya benar-benar bermanfaat sekaligus dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
  3. Evaluasi kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi harus dilakukan pasca pelaksanaan kegiatan. Beberapa problem dan kegiatan yang belum maksimal terlaksana menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang lagi ditahun kegiatan berikutnya.

Berikut kami share PPT (Power Point)  tentang materi ini:

Manajemen Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi


Demikian semoga uraian singkat ini bermanfaat… Aamiin.

Salam hormat,

Admin,

MutuPendidikan.com

Pendampingan & Pelatihan SPMI

Sumber Literatur: Manajemen Mutu Perguruan Tinggi, Koreksi & Implementasi Oleh: Safrudin Aziz, M.Pd.I. Penerbit Gava Media, Cetakan 1, 2016


Untuk informasi Pelatihan/ In-House Training/ Pendampingan:
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

INFO PUBLIC TRAINING :

 Silahkan di Klik : Public Training


Menghadirkan informasi terkait: Manajemen Mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi, manajemen mutu, pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat, pelatihan spmi

IKUTILAH PELATIHAN SPMI & AUDIT MUTU INTERNAL (4 days)

  • 26-29 Nopember 2019, Alia Cikini Hotel, Jl. Cikini Raya 32 (Depan TIM) Jakarta Pusat.
  • 17-20 Desember 2019, Cordela Kartika Dewi Hotel, Jl. Bhayangkara 35, Ngampilan, Yogyakarta.

Keunggulan: "Small Class" agar diskusi lebih interaktif sesuai kasus & permasalahan di lembaga masing-masing. Mengacu 9 kriteria BAN-PT (IAPT 3.0 & IAPS 4.0) 

Bonus: Akses fasilitas E-Learning Mutu Pendidikan. Narasumber: Praktisi SPMI, ISO 21001:2018 & Audit Mutu Internal

Klik Disini...
Avatar
admin

MOTTO: Senantiasa bergerak dan berempati untuk menebar manfaat bagi Mutu Pendidikan di Indonesia

Leave a Reply