• + SMS/WA: +628123070905
  • info@mutupendidikan.com

AMI

Jenis-Jenis Temuan dalam Audit Mutu Internal

Temuan Positif & Negatif

Ketika melakukan audit dalam kegiatan AMI, seringkali auditor mendapatkan beberapa temuan (finding). Jenis temuan tersebut dapat bervariasi, seperti:

  1. Temuan Positif
    • Good Practice; Prestasi
    • Conformities; kesesuaian
  2. Temuan negatif
    • Ketidak sesuaian; Non-conformities (NC)
      • Major (berat)
      • Minor (ringan)
  3. Observasi (OB)
    • Peluang untuk perbaikan (Opportunities for Improvement)
Temuan Ketidak sesuaian (KTS) Berat adalah:
  • KTS yang mengancam sertifikasi, akreditasi atau registrasi.
  • KTS yang berpengaruh besar terhadap kualitas produk/pelayanan PT
  • KTS yang menyebabkan risiko kehilangan konsumen/ mahasiswa
  • KTS yang merupakan ancaman/ gangguan terhadap kegiatan atau para pelaksana dalam organisasi.
Temuan Ketidak sesuaian (KTS) Ringan adalah:
  • KTS yang mudah diperbaiki/diralat
  • KTS yang tidak secara langsung mempengaruhi kualitas produk/pelayanan.
  • KTS yang tidak menghambat perolehan sertifikasi/akreditasi/ registrasi.
Baca juga: 12 Kendala Pelaksanaan Audit Mutu Internal

Bagaimana penjelasan detail dari masing-masing temuan audit diatas ?

Bagaimana cara mencatat temuan audit  dengan benar ?

Bagaimana cara menulis PTK (Permintaan Tindakan Koreksi) ?

Untuk mengenal lebih dalam tentang temuan-temuan audit dan aspek-aspeknya, silahkan diunduh file Slideshare berikut ini:


Klik Tautan dibawah ini:

Jenis Temuan dalam AMI


Semoga bermanfaat & salam mutu…

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan SPMI & AMI


INFO PUBLIC TRAINING:

 Silahkan di Klik : Public Training


Untuk informasi Pelatihan/ In-House Training/ Pendampingan:
“Audit Mutu Internal”
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

Menghadirkan informasi terkait: Pelatihan /Pelatihan Kerja / TQM / PDCA / Pendidikan / Sekolah / SMA / SMP / Sekolah Model / Sekolah SPMI /  Perguruan Tinggi / Sekolah Unggulan / Sekolah rujukan / Monitoring /  Pengembangan / Training / Training Center /Temuan Audit / Audit Mutu Internal / Temuan Mayor / Temuan Minor


Daftar Pengecekan untuk Audit SPMI

Mengoptimalkan Fungsi CheckList

Seorang auditor seringkali memerlukan checklist (daftar pengecekan) dalam menjalankan tugasnya. Tujuannya agar dalam proses audit yang sedang berjalan, hasilnya dapat lebih terarah, efektif dan efisien.

Daftar pengecekan memiliki kelebihan sekaligus juga punya beberapa kelemahan.

Kelebihan adanya checklist adalah:
  1. Auditor menjadi lebih siap.
  2. Efisiensi waktu.
  3. Lebih sistematis.
  4. Memorisasi/pengingat
  5. Memberi gambaran sistem mutu secara menyeluruh (Big Picture)
Adapun kelemahannya adalah:
  1. Dapat mengabaikan hal-hal yang tidak tercantum dalam daftar pengecekan.
  2. Audit menjadi kaku & Kurang fleksibel.
  3. Dipersiapkan berdasarkan imajinasi/persepsi auditor dan mungkin kurang realistik.

Bagaimana mengoptimalkan fungsi daftar pengecekan (checklist) ?

Untuk itu Bapak Ibu yang berminat mempelajari lebih dalam silahkan diunduh file PDF berikut ini:


Silahkan unduh materi berikut:


Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Mutu,

mutupendidikan.com

Pelatihan dan Pendampingan SPMI

 


Dapatkan Slideshare lengkap Audit Mutu Pendidikan:

Silahkan klik disini


 

Tindakan Koreksi dalam AMI dan SPMI

Tindakan Koreksi dalam Audit Mutu Internal

Koreksi, Korektif & Preventif

Bapak/Ibu yang terhormat,

Tindakan koreksi, adalah langkah perbaikan yang dilakukan ketika ada temuan KTS (Ketidak-sesuaian) dalam proses audit. Dalam praktek seringkali tindakan koreksi yang dilakukan terkesan seadanya, tidak lengkap, tidak mencukupi dan tidak efisien, kalau hal ini terjadi tentu saja harapan adanya perbaikan berkelanjutan dari proses PDCA tidak akan sesuai harapan.

Untuk memahami bagaimana metode yang benar, dalam ISO diperkenalkan 3 tindakan yaitu tindakan koreksi, korektif dan preventif. Bagaimana mekanismenya  dan siapa saja yang terlibat dalam proses ini, silahkan diunduh file SlideShare berikut ini:

Tindakan Koreksi dalam Audit Mutu Intenal

Demikian, semoga bermanfaat.

Terima kasih dan salam mutu.

Salam hormat,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Dapatkan Slideshare Audit Mutu lainnya:

Silahkan klik disini


Untuk informasi In-house Training silahkan kontak:

Hasan Bagus

Email: mutupendidikan.info@gmail.com

atau kirim SMS/WA ke nomor: 08123070905

Kata Kunci untuk penelusuran: Permintaan Tindakan Koreksi dan Pencegahan, Korektif, Preventif, Audit, AMI, Finding, Tindakan koreksi dan pencegahan, Correction action, Corrective action, Preventive action

Ikutilah Pelatihan SPMI dan Audit Mutu Internal

CATAT JADWAL BERIKUT:
  1. Tgl 23-26 Januari 2019, Hotel Neo Jl. Jawa 17 Gubeng, Surabaya
  2. Tgl 20-23 Februari 2019, Hotel Alia Cikini Jl. Cikini Raya No.32, Menteng, Jakarta Pusat
  3. Tgl 13-16 Maret 2019,  HARRIS Hotel Raya Kuta, Jalan Raya Kuta No.83E, Kuta, Bali

* Jadwal diatas InsyaAllah akan running apabila jumlah peserta minimal 7 orang


 

Dapatkan Poster disini


MEMBANGUN SPMI & AMI YANG UNGGUL UNTUK PERGURUAN TINGGI

TUJUAN PELATIHAN

Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk tim Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Perguruan Tinggi agar dapat memahami konsep SPMI & Total Quality Management (TQM) secara tepat. Peserta akan dibimbing merumuskan filosofi Continuous Improvement kedalam berbagai dokumen SPMI yang meliputi Kebijakan Mutu, Manual Mutu PPEPP, Prosedur dan formulir.

Institusi Perguruan Tinggi diharapkan mampu menjalankan kegiatan Audit Mutu Internal secara periodik. Untuk itu jumlah dan kualitas tenaga Auditor yang dimiliki harus senantiasa ditingkatkan. Kompetensi Auditor  perlu ditingkatkan secara terus menerus agar hasil audit (AMI) yang dilakukan dapat memberikan nilai tambah  yang maksimal bagi organisasi.

 KEUNIKAN PELATIHAN INI
  1. Penerapan “Kelas Kecil”, sehingga memungkinkan interaksi dan diskusi yang maksimal
  2. Diperbanyak praktek dan latihan pembuatan dokumen
  3. Bonus materi tambahan integrasi antara SPMI dengan ISO 9001:2015
  4. Undangan diskusi online group WA pasca pelatihan
  5. Akses gratis fasilitas E-Learning Mutu Pendidikan (Pengembangan SPMI, Audit Mutu Intrnal, Membangun Budaya Mutu, ISO 9001:2015)
SASARAN  PELATIHAN

Setelah mengikuti Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada hari 1 dan 2, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami filosofi SPMI, TQM dan Continuous Improvement.
  2. Memahami fungsi dan peran penting berbagai dokumen SPMI.
  3. Mampu menyusun Standar Mutu, Kebijakan Mutu, Manual Mutu, ProsedFasilitasur Mutu dan Formulir.
  4. Membangun Budaya Mutu. Pengembangan pola pikir, pola sikap, pola perilaku sesuai standar Dikti.

Setelah mengikuti pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) pada hari ke 3 dan 4, peserta diharapkan dapat:

  1. Mampu melaksanakan audit mutu internal secara profesional, independen, dan objektif;
  2. Mampu mengidentifikasi bahwa kegiatan akademik telah/belum sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan; dan
  3. Mampu mengidentifikasi lingkup perbaikan dan mengembangkan secara berkelanjutan.
MATERI PELATIHAN HARI I DAN II (PENGEMBANGAN DOKUMEN SPMI)
  1. Pengenalan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): Dasar hukum dan peran penting bagi Institusi Pendidikan
  2. Pengenalan SPME : Menuju IAPT 3.0 dan IAPS 4.0
  3. Penyusun Kebijakan SPMI yang terintegrasi dengan Renstra
  4. Latihan menyusun Manual SPMI (PPEPP) yang mendukung proses PDCA (Kaizen)
  5. Latihan menyusun  Standar SPMI yang mengacu BAN-PT / LAM-PT
  6. Menyusun Sasaran Mutu yang Spesific, Measurable, Attainable, Relevant & Timed
  7. Latihan menyusun Business Process, SOP dan Instruksi Kerja SPMI
  8. Latihan menyusun Formulir SPMI
  9. Membangun Budaya Mutu. Pengembangan pola pikir, pola sikap, pola perilaku yang sesuai dengan standar Dikti.
MATERI PELATIHAN HARI III DAN IV (AUDIT MUTU INTERNAL)
  1. Pengantar Audit Mutu
  2. Klasifikasi Audit
  3. Istilah-Istilah dalam Audit
  4. Perencanaan Audit dan Unsur dalam Audit
  5. Metode Audit
  6. Daftar Pengecekan
  7. Teknik Bertanya dalam Pengauditan
  8. Kiat Keberhasilan dalam Audit
  9. Ketidaksesuaian
  10. Tindakan Koreksi
  11. Laporan Audit
  12. Tinjauan Manajemen/ Kajiulang Manajemen
  13. Kualifikasi Auditor
SIAPA YANG PERLU MENGHADIRI PELATIHAN INI

Pimpinan PT, Rektor, Dekan, Pengurus Yayasan, Kaprodi, Staf SPMI, Management Representative, Wakil manajemen, Kepala Unit, Kepala Bidang, Staf TU, Staf Akademik, Staf SDM, ISO Sekretariat dan Stakeholder lainnya.

 DURASI PELATIHAN

4 hari kerja, Pkl. 09.00 s.d. 17.00 WIB.

 METODE PELATIHAN

Presentasi, diskusi, studi kasus dan praktek latihan. Materi disajikan dalam bahasa Indonesia.

FASILITATOR

Bagus Suminar SE., SPsi., MM & Tim

Kompetensi Fasilitator:

  • Praktisi SPMI PerguruanTinggi
  • Konsultan ISO 9001:2015
  • Certified Lead Auditor
  • Fasilitator SPMI & Audit Mutu Internal
  • Konsultan TQM, 5S dan Organizational Development
  • Praktisi Bisnis dan Motivator
INVESTASI
  • Rp. 3.200.000,- /peserta (harga normal)
  • Early bird : Rp. 2.800.000,- /peserta (Pendaftaran & pelunasan 1 minggu sebelum training)

* Biaya diatas tidak termasuk biaya penginapan

FASILITAS PELATIHAN

Sertifikat, Modul softcopy, Training kit, Lunch, dan 2x Coffee Break


INFO PUBLIC TRAINING :

 Silahkan di Klik : Public Training


 

Untuk informasi Pelatihan, In-House Training & Pendampingan silahkan kontak disini

Kata Kunci untuk memudahkan penelusuran: Bimtek, Bimbingan Teknis SPMI dan AMI, Lokakarya SPMI dan AMI, Training SPMI dan AMI, Pelatihan SPMI dan Audit Mutu Internal

Audit Mutu

Checklist Pembuatan Laporan Audit

Assalaamu’alaikum. Wr.Wb.

Dear Penggerak SPMI/SPMP yang berbahagia, salam mutu…

Laporan audit yang lengkap dan komprehensif, akan memberikan manfaat besar bagi organisasi / manajemen. Dengan laporan yang lengkap dan komprehensif, maka manajemen lembaga pendidikan akan memperolah data-data yang lengkap untuk mengambil langkah-langkah tindakan perbaikan yang diperlukan.

Tautan penting: E-learning Audit Mutu Internal Pendidikan

Daftar periksa (Checklist) berikut diharapkan dapat membantu Tim Audit untuk mengetahui apa saja yang perlu di dipersiapkan dalam menyusun laporan hasil Audit Mutu Internal yang baik. Untuk mendapatkannya, silahkan diunduh disini:

Checklist Pelaporan Audit Mutu Internal AMI SPMI

“Tetaplah semangat untuk membangun sistem manajemen mutu pendidikan yang efektif dan efisien”

Hormat kami,

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Untuk Informasi Pelatihan dan In-House Training
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini)

Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi

Problem Audit Mutu Internal

Salah satu problem dalam kegiatan audit mutu internal (AMI) adalah:

“Anggota Tim audit kurang dibekali dengan berbagai pengetahuan dan skill tentang proses audit”

Institusi pendidikan sangat dianjurkan untuk memberi pembekalan yang cukup agar tenaga auditor mereka dapat terjun ke lapangan secara memadai. Tenaga auditor yang tidak terampil, tentu saja dapat merusak tatanan sistem manajemen mutu yang telah dibangun selama ini. Lembaga penjaminan mutu akan berkurang wibawanya apabila tenaga auditor tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Seorang Auditor yang cakap/terlatih umumnya memiliki ketrampilan audit seperti:

  1. Memiliki rasa percaya diri dan kewenangan yang cukup dalam menjalankan fungsinya.
  2. Menguasai teknik-teknik dan sikap yang tepat untuk menjalankan audit mutu internal
  3. Menguasai konsep-konsep penting dalam audit mutu internal
  4. Memahami proses-proses inti dan proses-proses pendukung yang ada dalam organisasi pendidikan
  5. Memahapi konsep P-D-C-A atau “PPEPP” dan cara beroperasi sistem manajemen mutu (SPMI)
  6. Memahami standar-standar yang dimiliki lembaga pendidikan yang di audit
  7. Memahami proses pendokumentasian sistem manajemen mutu.

Demikian kriteria penting yang harus dimiliki tenaga auditor internal. Kegiatan audit mutu internal bukan pekerjaan yang mudah, bukan pekerjaan yang remeh, bukan pekerjaan sambilan. Pembekalan yang cukup dan memadai sangat diperlukan bagi semua calon auditor.

Tautan Penting: E-Learning Audit Mutu Internal

Demikian, tetap semangat dan selamat berjuang.

admin,

mutupendidikan.com

Kode Etik Auditor Mutu Internal Institusi Pendidikan

Contoh Kode Etik Auditor Mutu Internal P.T.

Silahkan diunduh file dokumen contoh Kode Etik Auditor Mutu Internal:

(Contoh Kode Etik Auditor)


“I don’t think of myself as a role model for others, but I like to live my life by my own integrity…”

Tujuan

Tujuan perumusan kode etik auditor ini untuk mendorong budaya etis di kalangan profesi auditor mutu internal. Kode etik ini diperlukan oleh profesi auditor mutu internal untuk menumbuhkan kepercayaan terhadap tim auditor yang akan melaksanakan tugas audit. Lihat Tautan: Menjadi Auditor Mutu Internal Profesional

Asas-Asas

Auditor harus menerapkan dan memegang teguh asas-asas berikut.

  1. Asas Kerahasiaan.
  2. Asas Integritas.
  3. Asas Objektivitas.
  4. Asas Kompetensi.
  5. Asas Independen.

Asas Kerahasiaan

  • menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh dalam melaksanakan tugas.
  • menghindari penyalahgunaan informasi yangdiperolehnya untuk keuntungan pribadi/kelompok atau menggunakan informasi dengan cara yang melawan hukum atau yang merugikan tujuan dan etikakelembagaan.

Asas Integritas

  • melaksanakan audit dengan jujur dan  bertanggung jawab.
  • mematuhi Piagam Audit dan membuat laporan audit sesuai aturan yang berlaku.
  • menghindari tindakan yang mendiskreditkan profesi auditor atau mendiskreditkan organisasi teraudit.
  • menghormati dan mendukung terlaksananya tujuan audit.

Asas Objektivitas

  • menghindari aktivitas yang dapat merusak objektivitas audit mutu internal.
  • menolak pemberian apapun yang dapat merusak kemampuannya untuk berlaku adil.
  • melaporkan semua fakta hasil audit (yang seharusnyadilaporkan).

Asas Kompetensi

  • menguasai (mempunyai) pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman audit untuk melaksanakan kegiatan audit,
  • melaksanakan pelayanan audit akademik sesuai dengan Standar dan Manual Prosedur Audit Mutu Akademik Internal,
  • Auditor dituntut selalu meningkatkan kemampuan, efektivitas dan mutu layanannya.
  • Lihat Tautan: Memahami Kompentensi Auditor

Asas Independensi

  • bebas dari pengaruh setiap pekerjaan dalam bidang yang diaudit atau yang pernah menjadi tanggung jawabnya,
  • tidak memihak kepada siapa pun,
  • tidak terlibat dalam pertentangan kepentingandengan teraudit.

Sanksi bagi Pelanggaran Kode Etik

  • peringatan lisan,
  • peringatan tertulis pertama, kedua dan ketiga,
  • pemberhentian sementara sebagai auditor untuk jangka waktu tertentu,
  • pemberhentian sebagai auditor.
  • Lihat Tautan: 12 Kendala Pelaksanaan Audit

Demikian contoh kode etik Auditor, semoga bermanfaat.

Referensi: Kode Etik Auditor Universitas Gajah Mada

hormat kami,

mutupendidikan.com

Ketrampilan auditor mutu internal Perguruan Tinggi

Menjadi Auditor Mutu Internal Perguruan Tinggi

Dapatkan Slideshare PPT Auditor Mutu Internal:

>>AUDIT MUTU INTERNAL PERGURUAN TINGGI<<

Menjadi auditor mutu internal yang profesional tentu bukan pekerjaan yang mudah, ada beberapa hal penting yang perlu dikuasai, yang meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

Aspek Kognitif

Dari aspek kognitif, seorang auditor perlu memiliki pengetahuan yang memadai tentang segala sesuatu tentang audit mutu internal. Diantaranya tentang:

Aspek Afektif

Afektif adalah yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai. Dari aspek afektif, seorang auditor mutu internal perlu membangun kecerdasan emosi yang sangat dibutuhkan dalam berinteraksi dengan auditee. Ketrampilan interpersonal skills, bersikap empati, dewasa, tidak mudah terbawa emosi tentu sangat dibutuhkan sebagai seorang calon auditor yang handal.

Untuk meningkatkan ketrampilan afektif, tentu saja seorang auditor perlu meningkatkan ketrampilan di bidang Leadership, Motivasi Kerja dan Budaya Mutu Institusi Pendidikan. Berikut link materi yang dapat diunduh:

  1. Motivasi Kerja & Budaya Mutu
  2. Membangun Budaya Mutu 
  3. Membangun Budaya Mutu Pendidikan
  4. Ciri-Ciri Sekolah Bermutu
  5. Masalah Pendidikan & Peran SPMI
  6. Prinsip & Kiat Sukses Pengembangan SPMI
  7. Membangun Tim Kerja yang Unggul
  8. Pelayanan Prima Institusi Pendidikan 1
  9. Pelayanan Prima Institusi Pendidikan 2
  10. TQM, Pendidikan & Manajemen Sekolah
  11. TQM & Leadership
  12. Membangun Model Kepemimpinan Lembaga Pendidikan
  13. Mengukur Kepuasan Pelanggan
  14. Komunikasi & Budaya Mutu
  15. TQM & Manajemen Konflik
  16. TQM, Sejarah & Pendidikan
  17. TQM & 14 Point Peningkatan Kualitas

Aspek Psikomotorik

Ketrampilan psikomotorik auditor, tentu dapat ditingkatkan melalui model-model  praktek dan latihan. Dengan mengikuti praktek dan latihan Auditor Mutu Internal  (AMI) yang diselenggarakan lembaga mutupendidikan.com calon auditor akan dibekali berbagai teknik-teknik manajemen dan psikologi organisasi yang sesuai.  Ketrampilan yang akan diberikan antara lain mengenal body language, mengenal tipe-tipe kepribadian auditee, mengenal psikologi medan (Kurt lewin), mengenal gaya-gaya komunikasi, mengenal teknik-teknik motivasi dan kepemimpinan yang sesuai.

Untuk mendapatkan informasi pelatihan ketrampilan Auditor profesional, Bapak Ibu dapat melihat di tautan berikut:

>> Jadwal Pelatihan Mutu Pendidikan <<

Demikian, sekilas informasi, terkait metode pendidikan dan pelatihan calon Auditor Mutu Internal Pendidikan. Semoga Bermanfaat.

Salam hormat,

mutupendidikan.com

Penyelesaian Masalah Pendidikan

5 Tahap  Melakukan Analisis Akar Masalah

Root Cause Analysis (Analisis Akar Masalah) adalah metode yang cukup sederhana dan mudah dilakukan. Metode ini berguna untuk membantu tim GKM lembaga Pendidikan menemukan jawaban mengapa masalah yang spesifik bisa timbul, RCA (Root Cause Analysis) dapat dilakukan dalam 5 tahap/ langkah berikut:

Tahap 1: Definisikan Masalah

Masalah apa yang sedang terjadi pada saat ini? (Masalah Siswa, Kurikulum, Kompetensi, Sarpras, dll)

Jelasklan simptom/ gejala yang spesifik, yang menandakan adanya masalah tersebut!

Tahap 2: Kumpulkan Data-Data Pendukung

Apakah memiliki bukti yang menyatakan bahwa masalah memang benar ada? (Referensi, Bukti Obyektif dll) Sudah berapa lama masalah tersebut muncul? Impact/ kerugian apa yang dirasakan lembaga Pendidikan dengan adanya masalah tersebut?

Dalam tahap ini, tim GKM perlu melakukan analisa mendalam tentang faktor-faktor yang berperan dalam timbulnya masalah. Agar Root Cause Analysis (RCA) yang dijalankan efektif, kumpulkanlah wakil dari setiap departemen yang terlibat (tenaga pendidik dan kependidikan), yang memahami situasi dan kondisi masalah. Wakil tersebut dapat menjadi sumber informasi yang sangat dibutuhkan dalam RCA.

Pada tahap ini tim GKM lembaga pendidikan dapat menggunakan metode “CATWOE”. CATWOE merupakan singkatan dari Customer (konsumen), Actor (pihak yang terlibat), Transformation Process (proses yang diteliti), World View (gambaran besar/ big picture, dan area mana yang mengalami impact paling besar), Owner (pemilik proses), dan Environmental Constraint (keterbatasan).

Tahap 3: Identifikasi Penyebab yang Mungkin Terjadi
  • Uraikan urutan kejadian yang mengarah kepada masalah!
  • Pada kondisi yang bagaimana masalah tersebut terjadi?
  • Adakah masalah-masalah lain yang muncul bersamaan?

Dalam tahap ini, lakukan identifikasi sebanyak mungkin penyebab masalah yang bisa diperoleh. Dalam beberapa kasus, ada kecenderungan mengidentifikasi satu atau dua faktor kausal, lalu berhenti dan merasa sudah selesai. Padahal satu atau dua itu belum cukup/ belum lengkap untuk menemukan akar masalah yang tersembunyi.

RCA diaplikasikan bukan  untuk menghilangkan satu dua masalah yang nampak. Namun RCA akan membantu menggali lebih dalam dan menghilangkan akar dari keseluruhan masalah.

Berikut beberapa tips praktis untuk melakukan RCA :

  • Metode “5-Whys” – Tanyakan “mengapa?” berulang kali sehingga ditemukan jawaban yang paling dasar.
  • Metode Drill Down – Bagilah masalah hingga menjadi bagian-bagian kecil yang lebih detail untuk memahami gambaran besarnya.
  • Apresiasi – Jabarkan fakta-fakta yang ada dan tanyakan “Lalu kenapa jika hal ini terjadi/tidak terjadi?” untuk menemukan konsekuensi yang paling mungkin dari fakta-fakta tersebut.
  • Diagram sebab-akibat (Fishbone Diagram), berupa bagan menyerupai tulang ikan yang menerangkan semua factor-faktor penyebab yang mungkin untuk melihat dimana masalah muncul.
Tahap 4: Identifikasi Akar Masalah
  • Mengapa faktor kausal tersebut ada?
  • Alasan apa yang benar-benar menjadi dasar kemunculan masalah?

Gunakan tool/ metode yang sama dengan yang digunakan dalam langkah 3 untuk mencari akar dari setiap faktor. Tools tersebut dirancang untuk mendorong anda dan tim menggali lebih dalam di setiap level penyebab dan efeknya.

Langkah 5: Ajukan dan Implementasikan Solusi
  • Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah masalah muncul kembali?
  • Bagaimana solusi yang telah dirumuskan dapat dijalankan?
  • Siapa yang akan bertanggungjawab dalam implementasi solusi?
  • Adakah resiko yang harus ditanggung ketika solusi diimplementasikan?

Demikian sekilas informasi tentang langkap-langkap problem solving yang dapat digunakan oleh tim GKM Institusi Pendidikan. Semoga bermanfaat.

Hormat kami,

Admin,

mutupendidikan.com


Untuk Informasi Pelatihan/ In-House Training/ Pendampingan
” 7 Tools dan Analisis Akar Masalah”
Hubungi Customer Service Anda (Klik disini) 

Kata kunci untuk membantu penelusuran: Kaizen, Improvement, Perbaikan, SPMI, SPMP, Budaya Mutu, Penjaminan Mutu, Pendidikan, Perguruan Tinggi, Sekolah, Madrasah, Quo vadis, Komitmen, Resistence, Sosialisasi, Instrumen, Metode, peningkatan mutu pendidikan, kendala utama implementasi SPMI, bimtek spmi, workshop sistem penjaminan mutu internal, 7 tools, analisis akar masalah, problem solving

 

Pengenalan SPMI untuk Sekolah/Madrasah

Selain Perguruan Tinggi, Sekolah /Madrasah juga dituntut untuk terus berbenah untuk membangun sistem manajemen yang dimiliki. Banyak hal yang perlu dikembangkan agar mutu pendidikan dapat  memberi kepuasan bagi segenap stakeholder yang ada.

Dalam website ini, kami mencoba untuk terus mengembangkan materi-materi SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) yang dapat diunduh secara mudah.

Berikut kami share materi pengantar SPMP untuk di download:

Klik disini:

Pengantar SPMP untuk Sekolah/Madrasah

Terima Kasih dan Salam Mutu…

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan SPMI


Untuk In-House Training SPMI dan Audit Mutu Internal

Hubungi Customer Service Kami


 

123