• +628123070905
  • mutupendidikan.info@gmail.com

News

Manajemen Strategik


Silahkan di unduh materi power point berikut:
Manajemen Strategik 

Manajemen strategik adalah manajemen yang mendasarkan semua tindakan, kegiatan, dan keputusan tentang apa yang paling mungkin untuk memastikan kinerja terbaik.

Perencanaan strategik adalah proses dimana organisasi mengembangkan visi, misi, prinsip-prinsip, tujuan yang luas, dan taktik untuk mencapai tujuan.

Slideshare diatas  membahas topik-topik Manajemen Strategik :

  • Apa itu Manajemen Strategik
  • Strategi kompetitif
  • Kompetensi inti dan Keunggulan Kompetitif
  • Komponen Manajemen Strategis
  • Perencanaan Strategis
  • Berpikir Kreatif dalam Perencanaan Strategis
  • Melakukan Analisis SWOT
  • Mengembangkan Visi
  • Mengembangkan Misi
  • Mengembangkan Prinsip-Prinsip Panduan
  • Mengembangkan Tujuan Strategis yang luas
  • Mengembangkan Taktik (Action Plan)
  • Melaksanakan Rencana Strategis

Demikian, semoga bermanfaat.

Hormat kami,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan


Untuk In-House Training: Strategi & Pengembangan Visi & Misi Lembaga Pendidikan
Hubungi Customer Service Kami: (Klik disini)

Kata kunci untuk penelusuran: Bimtek, Manajemen Strategik, download ppt, TQM, Kualitas, Mutu, Peningkatan, Penjaminan Mutu, Goal, SMART, Pelatihan, Training, pendidikan, workshop, perguruan tinggi, notulen rapat perumusan visi misi sekolah, Taktis,  Nilai-nilai organisasi, tujuan jangka panjang, power point

IKUTILAH PELATIHAN SPMI & AUDIT MUTU INTERNAL (4 days)

  • 26-29 Nopember 2019, Alia Cikini Hotel, Jl. Cikini Raya 32 (Depan TIM) Jakarta Pusat.
  • 17-20 Desember 2019, Cordela Kartika Dewi Hotel, Jl. Bhayangkara 35, Ngampilan, Yogyakarta.

Keunggulan: "Small Class" agar diskusi lebih interaktif sesuai kasus & permasalahan di lembaga masing-masing. Mengacu 9 kriteria BAN-PT (IAPT 3.0 & IAPS 4.0) 

Bonus: Akses fasilitas E-Learning Mutu Pendidikan. Narasumber: Praktisi SPMI, ISO 21001:2018 & Audit Mutu Internal

Klik Disini...

Ikutilah Pelatihan Pengendalian Dokumen

CATAT JADWAL BERIKUT:

  1. Tgl 13 Mei 2018 di Hotel Neo Jl. Jawa 17 Gubeng, Surabaya
  2. Tgl 15 September 2018 di Hotel Neo Jl. Jawa 17 Gubeng, Surabaya

PENGENDALIAN DOKUMEN & CATATAN MUTU

Pelatihan Pengendalian dokumen dan catatan mutu (Document Control) mengajarkan pengetahuan dasar-dasar pengendalian dokumen dan catatan mutu. Peserta akan dibimbing bagaimana mengembangkan sistem pengendalian dokumen yang efektif dan bagaimana mengelola dokumen tersebut agar tetap update, mudah ditelusur dan fungsional.

Pengendalian dokumen berpengaruh pada hampir semua departemen/unit kerja, mulai dari pengelolaan dokumen Kebijakan, manual mutu,  prosedur, instruksi kerja, formulir dan bahkan dokumen eksternal yang berasal dari luar organisasi.

Pengendalian dokumen sangat penting untuk diterapkan di setiap lembaga pendidikan baik untuk Perguruan Tinggi, Sekolah dan Madrasah, selain untuk mendukung kinerja institusi, pengendalian dokumen merupakan bentuk bukti kepatuhan pada saat diaudit oleh Badan akreditasi, Badan sertifikasi maupun oleh stakeholder lainnya.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan Document Control (Pengendalian dokumen dan catatan mutu), peserta diharapkan mampu:

  • Memahami bagaimana mengelola dokumen secara efisien dan mudah untuk ditelusur.
  • Meningkatkan perbaikan pengendalian dokumen yang ada agar lebih efektif dan tidak menjadi birokratis yang kaku.
  • Mengetahui dan memahami pola penyimpanan arsip/Document Control yang efektif, cepat dan tepat serta efisien serta modifikasinya
  • Mengetahui & memahami konsep digital filing system
  • Memahami secara benar, konseptual, dan komprehensif tentang persyaratan Sistem Manajemen dalam hal dokumentasi
  • Memahami kebijakan-kebijakan institusi yang perlu dituangkan dalam pengendalian dokumen sistem manajemen
MATERI PELATIHAN
  • Pengantar Pengendalian Dokumen & Catatan Mutu untuk lembaga pendidikan (Perguruan Tinggi, Sekolah, Madrasah)
  • Tugas dan Tanggung Jawab Pengendali Dokumen/ Document Controller
  • Mengenal pendekatan proses sistem pendokumentasian lembaga pendidikan
  • Penomoran & identifikasi dokumen di setiap bagian / departemen
  • Mengenal dan memahaman jenis-jenis dokumen (Internal dan eksternal)
  • Menyusun dan mengembangkan dokumen Daftar Induk Dokumen
  • Pengendalian dokumen secara Sentralisasi vs Desentralisasi
  • Tata Cara Mengidentifikasi Dokumen dan Rekaman (Catatan Mutu)
  • Tata Cara Mengendalikan Dokumen & Catatan Mutu
  • Penanganan soft copy dokumen
  • Proses revisi dan pemeliharaan dokumen
  • Kiat-kiat dalam menerapkan Pengendalian dokumen
PESERTA
  • Tim Penjaminan Mutu
  • Pimpinan Institusi Pendidikan (Rektor, Kepala Sekolah)
  • Manajemen representatif (Wakil Manajemen)
  • Document Controller / Pengendali Dokumen
  • Unit Tata usaha/ Unit Kerja lainnya
  • HRD / Personalia
 DURASI PELATIHAN

Pkl. 09.00 s.d. 17.00 WIB.

 METODE PELATIHAN

Presentasi, diskusi, studi kasus dan praktek latihan. Materi disajikan dalam bahasa Indonesia.

FASILITATOR

Bagus Suminar SE., SPsi., MM. & Team

  • Certified Lead Auditor
  • Dosen Perguruan Tinggi
  • Fasilitator SPMI Kopertis VII
  • Konsultan TQM, 5S dan Organizational Development
  • Praktisi Bisnis dan Motivator
INVESTASI
  1. Rp. 800.000,- /peserta (harga normal)
  2. Early bird : Rp. 700.000,- /peserta (Pendaftaran & pelunasan 1 minggu sebelum training)

(Biaya diatas tidak termasuk biaya penginapan)

FASILITAS PELATIHAN

Sertifikat, Softcopy modul pelatihan, Training kit, Lunch, Coffee Break 2x

(Peserta diharapkan membawa laptop)


INFO PUBLIC TRAINING :

 Silahkan di Klik : Public Training


Untuk informasi Pelatihan/ In-House Training/ Pendampingan “Pengendalian dokumen & Catatan Mutu”

Hubungi Customer Service Anda disini

 


Kata kunci untuk penelusuran: bimtek, bimbingan Teknis, dcc, pengendalian dokumen, document control, document controller, catatan mutu, record, arsip, pengendalian, rekaman, workshop kearsipan, pelatihan kearsipan kantor, manajemen arsip, lokakarya dokumentasi SPMI,

Prinsip Penjaminan Mutu Pendidikan & SPMI

Pengenalan SPMI untuk Sekolah/Madrasah

Selain Perguruan Tinggi, Sekolah /Madrasah juga dituntut untuk terus berbenah untuk membangun sistem manajemen yang dimiliki. Banyak hal yang perlu dikembangkan agar mutu pendidikan dapat  memberi kepuasan bagi segenap stakeholder yang ada.

Dalam website ini, kami mencoba untuk terus mengembangkan materi-materi SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) yang dapat diunduh secara mudah.

Berikut kami share materi pengantar SPMP untuk di download:

Klik disini:

Pengantar SPMP untuk Sekolah/Madrasah

Terima Kasih dan Salam Mutu…

admin,

mutupendidikan.com

Pelatihan & Pendampingan SPMI


Untuk In-House Training SPMI dan Audit Mutu Internal

Hubungi Customer Service Kami


 

Tes Psikologi, manfaat & aplikasinya

Pemeriksaan Psikologis & Aplikasinya


Dapatkan slideshare disini:
Pemeriksaan Psikologi dan Aplikasinya

Aplikasi pemeriksaan psikologi dapat diterapkan untuk berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, bidang unit usaha /organisasi dan bidang klinis. Berikut beberapa contoh aplikasi:

Aplikasi Untuk Pendidikan:
  • Placement test, membagi kelas siswa berdasarkan kapasitas intelektual.
  • Tes minat bakat, memberikan masukkan kepada pelajar mengenai minat bakat yang dimilikinya sehingga dapat membantunya menentukan pilihan akademik yang sesuai
  • Ujian masuk, menentukan siswa mana yang diperkirakan mampu mengikuti pelajaran dengan baik berdasarkan karakteristik dan tingkat kesulitan pelajaran/perkuliahan
  • Membantu kesiapan belajar anak
  • Membantu mendiagnosa penyebab kesulitan belajar para siswa.

 

Aplikasi untuk Organisasi & Perkantoran:
  • Perpanjangan kontrak karyawan
  • Promosi & mutasi karyawan
  • Identifikasi potensi karyawan
  • Mendiagnosa permasalahan karyawan di tempat kerja
  • Seleksi karyawan baru

 

Aplikasi Dalam bidang Klinis:
  • Pemeriksaan untuk masalah individual
  • Deteksi dini gangguan pada individu
  • Pemeriksaan psikologis untuk kriminologi
  • Kesiapan mental dan kepribadian untuk persyaratan mencalonkan diri dalam legislatif/ eksekutif
  • Diagnosa perkembangan tingkat gangguan/kesembuhan penderita gangguan jiwa

 

Untuk penjelasan detailnya, silahkan di unduh pada tautan slideshare (ppt) diatas, demikian semoga bermanfaat.

Salam Hormat,

Admin,

mutupendidikan.com


Layanan Jasa Psikotes
>>> Informasi Tes Psikologi untuk Mutu Pendidikan <<<

Kata Kunci untuk penelusuran: tes psikotes untuk sma, hasil psikotes sma, biaya psikotes anak, konsultasi psikologi, biro psikologi jakarta, biro psikotes di surabaya, biro psikologi malang, contoh proposal psikotes, proposal psikotes sekolah, tempat tes psikotes di bandung, mutu pendidikan, power point materi, ppt

Budaya Mutu

Membangun Budaya Mutu Organisasi

Budaya Mutu merupakan sistem nilai dari sebuah organisasi yang menghasilkan keadaan lingkungan yang kondusif dalam pembentukan perbaikan yang berkelanjutan dalam segi mutu. Budaya Mutu terdiri dari nilai-nilai, tradisi, prosedur, dan harapan yang mengedepankan mutu. Lembaga pendidikan seperti Perguruan Tinggi, Sekolah dan Madrasah, yang ingin menerapkan manajemen Total Quality, penting sekali untuk membangun budaya mutu sedini mungkin.

Strategi untuk membangun budaya mutu :

  • Mengidentifikasi perubahan yang dibutuhkan
  • Masukkan perubahan yang direncanakan secara tertulis
  • Mengembangkan rencana untuk membuat perubahan
  • Memahami proses transisi emosional
  • Mengidentifikasi orang-orang dan mendukung mereka
  • Mengambil pendekatan hati dan pikiran
  • Menerapkan strategi courtship
  • Mendukung program Budaya Mutu

Bagaimana ulasan selanjutnya?

Silahkan diunduh slideshare (ppt) berikut ini:
 >>>Bab 6 : Budaya Mutu <<<

Demikian, semoga bermanfaat

mutupendidikan.com


Kata Kunci untuk memudahkan pencarian: Budaya Mutu, TQM, Pendidikan, Pelatihan, Resistensi, Quality Culture, Training, Bimbingan Teknis, Pemimpin Mutu, Organisasi Mutu, Membangun budaya mutu pendidikan, Budaya mutu sekolah, Workshop, lokakarya, seminar mutu pendidikan, pendampingan, konsultasi, in-house training, mutu pendidikan. total quality management, Mutu Pendidikan Indonesia.

tes Psikologi

Layanan Tes Psikotes Untuk Pendidikan

Pengantar

Saat ini ilmu psikologi terapan semakin dirasakan manfaatnya bagi dunia pendidikan, baik di level Perguruan Tinggi, Sekolah Menengah, maupun sekolah tingkat dasar.  Dari dukungan psikologi terapan ini akan dapat diprediksi segenap potensi yang ada pada anak didik.

Cara umum yang sering digunakan untuk mengungkap potensi tersebut adalah dengan tes psikologi atau lebih sering disebut “psikotes”. Dari berbagai tes yang kami lakukan akan dapat terukur antara lain : Potensi Bakat, Minat, Tingkat Kecerdasan dan Kepribadian. Hasil tes ini dapat pula mendukung untuk memberikan arah kelanjutan Studi.

Pengukuran aspek psikologi di atas merupakan usaha yang sangat penting dalam usaha memaksimalkan potensi siswa dan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasil tes, diharapkan dapat memberikan masukan dalam menentukan berbagai macam kebijakan pendidikan dan sebagai data yang akurat bagi pemangku kepentingan di dunia pendidikan (Rektor, Kepala Sekolah, Guru, Murid, Orang tua, dll)

Visi Kami

Penjadi pelaksana jasa Tes Psikologi (Psikotes) terbaik untuk Mutu Pendidikan Indonesia

Misi Kami
  1. Memberikan jasa layanan psikologi secara profesional berbasis kode etik psikologi dan moralitas agama bagi lembaga pendidikan Indonesia
  2. Mengaplikasikan teori psikologi terapan guna membantu menyelesaikan persoalan individu maupun kelompok di lingkungan dunia pendidikan
  3. Mendukung pengembangan proses pendidikan dan proses pembelajaran.
  4. Mendukung program pengabdian pada masyarakat.
Tujuan Tes Psikologi
  1. Mengukur kemajuan prestasi siswa/sekolah maupun prestasi umum.
  2. Mengukur Tingkat Kecerdasan Dasar, Bakat, Minat dan Kepribadian siswa/mahasiswa serta potensi Kelanjutan Studi.
  3. Menelusuri problem belajar dan pengarahan selanjutnya/ bimbingan konseling
  4. Melengkapi data siswa agar lebih akurat untuk sekolah/ guru pembimbing dan orang tua
  5. Membantu siswa dalam memilih sekolah lanjutan.
Manfaat yang akan diperolah
  1. Manfaat bagi Guru Pembimbing : Data informasi yang diperoleh dari psikotes ini akan dapat dipadukan dengan data lain yang relevan dengan data kemajuan akademik/ kegiatan ekstra kurikuler dan masalah lainnya. Dari hasil tes ini diharapkan akan membantu pihak guru pembimbing dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan konseling kepada siswa/mahasiswa secara tepat. Apabila setiap tahun anak menjalani psikotes maka riwayat psikologis anak dapat dimiliki oleh sekolah sehingga dapat mengurangi kesalahan dalam mengarahkan perkembangan studi anak.
  2. Manfaat bagi Sekolah : Dari hasil pelaksanaan psikotes ini akan dapat membantu ketepatan dalam menyusun kebijakan umum sekolah di masa yang akan datang. Manfaat lain adalah sekolah dapat meningkatkan nilai lebih dimata stakeholder apabila sekolah/perguruan tinggi memiliki kepedulian   tidak saja pada perkembangan prestasi belajar siswa namun juga perkembangan psikologis siswa.
  3. Manfaat bagi Orang  Tua Siswa/Mahasiswa : Bermanfaat untuk mengetahui perkembangan psikologis anak dan sebagai pedoman dalam mengarahkan anak terutama untuk perkembangan prestasi belajar dan mengembangkan bakat yang seringkali tidak sejalan dengan minat anak bersangkutan.
  4. Manfaat bagi Siswa : Dengan mengikuti Psikotes ini, mahasiswa/siswa akan dapat mengetahui seberapa jauh tingkat kemampuan (ability), kecerdasan serta hal-hal yang ada kaitannya dengan potensi diri siswa. Data ini diharapkan mampu membantu dalam menentukan berbagai keputusan pendidikan siswa di masa yang akan datang.
Program Pelayanan Psikotes Pendidikan

Sasaran untuk tingkat SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi

  1. Tes Bakat & Minat (Aptitude Test) : Siswa Kelas I SMA akan dijuruskan ke program yang sesuai dengan Minat, Bakat serta Kemampuan Siswa. Untuk itu dibutuhkan data-data psikologis siswa yang lengkap dan akurat.  Dengan layanan ini, pihak sekolah mendapatkan gambaran mengenai bakat / minat yang dimiliki hingga dapat menyesuaikan diri secara baik dalam bidang pendidikan  dan karier yang sesuai.
  2. Assesment Psikologi / Tes IQ (Manfaat Seleksi Siswa Baru) : Melalui layanan psikologi ini, Perguruan Tinggi/ Sekolah dapat mengetahui gambaran kognisi siswa dalam bentuk tingkat kecerdasan/ intelegensi (IQ). Lembaga pendidikan baik tingkat SLTP, SMU maupun Perguruan Tinggi, dengan jasa layanan ini dapat memperoleh kemudahan dalam penyelenggaraan Seleksi Penerimaan Siswa & Mahasiswa Baru setiap tahunnya.
  3. Pemilihan Jurusan/ Fakultas Di Perguruan Tinggi : Permasalahan yang sering dialami baik oleh siswa maupun orang tua murid adalah :”Jurusan atau fakultas apa yang akan dipilih di perguruan tinggi yang sesuai dengan Minat, Bakat serta Potensi Siswa. Tes Psikologi akan membantu mengungkap minat, bakat serta potensi siswa agar tidak salah dalam memilih jurusan yang tepat.
Potensi Siswa yang akan di telusuri:
  1. Potensi Kepribadian, yang meliputi aspek : Motivasi Kerja, Optimisme, Sosialisasi, Kecepatan Kerja, Ketelitian Kerja, Kreativitas.
  2. Kemampuan Umum, yang meliputi  aspek : Intelegensi Umum, Kemampuan Verbal, Kemampuan Numerical, Logika Abstrak, Mekanika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Minat Subjek.
  3. Saran-saran untuk potensi keberhasilan studi lanjut. Informasi yang diungkap meliputi dinamika psikologis yang berpengaruh terhadap kelanjutan studinya serta rekomendasi terhadap hal-hal yang perlu dipertahankan, ditingkatkan, maupun perkembangan yang perlu diwaspadai.
Biaya/ketentuan Pelaksanaan Tes
  1. Permintaan minimal 40 Siswa
  2. Biaya transport dan akomodasi dibebankan pihak sekolah
  3. Biaya Pelaksanaan Tes berkisar antara Rp. 150.000,- sd Rp. 400.000,- / anak. Besar biaya tergantung pada jenis kebutuhan sekolah.  Hubungi Customer Service kami untuk penjelasan detail.
  4. Hasil Tes Psikologi akan disampaikan 7 hari setelah kegiatan.
  5. Untuk permintaan dari luar kota atau luar pulau, biaya tranportasi & akomodasi disediakan penyelenggara.
  6. Jaminan kepuasan klien merupakan nilai utama kami
Penutup

Demikian, profile ini disampaikan. Apabila ada hal yang kurang jelas, mohon tidak ragu untuk menghubungi customer service kami, Terima kasih.


Kontak Kami:

Customer Service ( Klik disini )
“Kepuasan Anda adalah komitmen nomor satu kami”

Kata kunci untuk memudahkan pencarian blog ini: tujuan tes psikologi, manfaat psikotes bagi siswa, penggunaan hasil tes psikologi, tes psikologi untuk anak, tes psikologi anak, manfaat psikologi dalam pendidikan, penggunaan hasil tes psikologis bagi guru mata pelajaran, tes psikologi pendidikan, penggunaan hasil tes psikologi bagi guru mata pelajaran, manfaat psikologi pendidikan, penggunaan hasil psikotes, penggunaan hasil tes psikotes bagi guru pembimbing, tes psikologi sma, tes psikologi smp, psikotes sd, biro jasa tes psikologi


Tes Psikologi atau Psikotes untuk Mutu Pendidikan

Mengenal Tes Kepribadian


Layanan Jasa Psikotes
>>> KLIK DISINI <<<

Tes kepribadian (personality test)  bertujuan untuk memperoleh gambaran tantang kepribadian (personality) individu. Hasil tes kepribadian  dapat digunakan untuk berbagai bidang misalnya  untuk keperluan klinis, HRD, sosial dan lain-lain. Ada berbagai alat yang digunakan untuk mendapatkan gambaran kepribadian individu, berikut contoh tes kepribadian yang sering digunakan.

Tes Menggambar Orang

Tes Menggabar Orang (Draw a Person/DAP) dirintis oleh Florence Goodenough pada tahun 1926. Selanjutnya Dr.Dale B.Harris menyempurnakan tes DAP pada tahun 1963. Dr Harris menyebut tes ini dengan nama Goodenough-Harris Drawing Test. Alat tes ini cukup populer, dan sering dipakai sampai saat ini.

Dalam Tes DAP, psikolog akan meminta klien untuk menggambar orang. Karena tes DAP berbasis grafis (menggabar), maka tidak terlalu sulit bagi klien yang mengalami masalah bahasa dan angka. Melalui psikolog yang berpengalaman, Tes DAP dapat memberikan informasi gambaran karakteristik individu. Bentuk-bentuk fisik orang, ketegasan gambar dan bentuk-bentuk yang dimunculkan dapat memberi makna kepribadian. DAP sering digunakan sebagai salah satu alat untuk seleksi calon pegawai.

Mengenal Tes Wartegg

Tes Wartegg tergolong sebagai salah satu bentuk tes grafis. Tes Wartegg dirintis  oleh Krueger dan Sander, keduanya berasal dari Universitas Leipzig. Perbaikan dan penyempurnaan berikutnya dilakukan oleh Ehrig Wartegg dan Marian Kinget. Walaupun awalnya dirintis oleh Sander dan Krueger, nama Wartegg ternyata lebih dikenal.

Tes warteg dimaksudkan untuk menggambarkan kepribadian manusia dari sudut pandang aspek-aspek tertentu, seperti emosi, imajinasi, dinamisme, kontrol  dan nilai-nilai atas realitas. Setiap individu memiliki kemampuan untuk mengerjakan tes ini dengan penekanan dan intensitas yang berbeda. Keragaman ini memberikan menegaskan situasi pada individu yang mengerjakan.

Tes Warteg menyuguhkan kertas kerja yang berisi beberapa stimulan gambar. Klien diminta untuk melanjutkan gambar-gambar stimulan tersebut  sesuai kecenderungan masing-masing individu. Penilaian & intepretasi dilakukan oleh psikolog yang berpengalaman berdasarkan pada hasil gambar tersebut.

Mengenal Tes Pauli

Tes Pauli & Kraepelin dirancang untuk mengukur daya tahan individu. Tes Pauli dan Kreapelin juga dapat menggambarkan beberapa aspek psikologi, seperti emosi, kemauan, penyesuaian diri dan stabilitas individu. Tes ini umumnya dilaksanakan pada sesi akhir dari rangkaian kegiatan tes psikologi. Tes ini cukup populer dan  banyak digunakan untuk seleksi penerimaan karyawan.

Tes ini pertama-tama dikembangkan oleh Emil Kraepelin. Kraepelin mulanya mengembangkan alat ini untuk mendiagnosa gangguan pada otak, seperti misalnya dimensia dan alzheimer. Bersama rekannya Richard Pauli, Kraepelin merintis alat ukur tersebut sehingga dapat digunakan untuk mengenali kepribadian individu secara umum.

Bagaimana bentuk dan operasional tes ini? Secara operasional tes ini cukup simpel, tugas yang diminta pada klien hanya perintah pengerjaan penjumlahan deretan angka. Dengan batasan waktu tertentu, klien diminta melakukan penjumlahan angka-angka secara berturut. Salah satu hambatan terbesar pada tes ini adalah jumlah angka yang sangat banyak yang harus dikerjakan. Hal inilah yang menyebabkan tes ini kerap disebut sebagai tes koran. Tes Pauli ini mencoba mencari gambaran kepribadian melalui coretan & perhitungan-perhitungan yang dilakukan. Dengan tes Pauli ini, psikolog akan memperoleh gambaran  individu terkait  konsentrasi, emosi, stabilitas dan daya tahan. Demikian sekilas informasi tentang pengenalan tes kepribadian, semoga bermanfaat.

Dalam kesempatan lain, InsyaAllah akan dikenalkan bentuk-bentuk tes kepribadian lainnya, semangat.

Demikian semoga bermanfaat dan salam sukses selalu.

admin,

mutupendidikan.com


Layanan Jasa Psikotes
>>> KLIK DISINI <<<

Kata kunci untuk memudahkan pencarian informasi:  Informasi tes psikologi, tempat pelayanan tes psikologi, biro tes psikologi indonesia, lembaga psikotes profesional, tes psikologi bandung, tes psikologi jakarta, tes psikologi surabaya, psikotes malang, psikotes yogyakarta, psikotes semarang, tes psikologi indonesia, tes psikologi minat dan bakat, tes psikologi IQ intelegensi, psikotes kepribadian, tes prestasi siswa, jasa tes psikologi

Layanan Psikotes atau Tes Psikologi Indonesia

Tujuan dan Aplikasi Psikotes

Psikotes atau Tes Psikologi diselenggarakan untuk mengukur dan menguji berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, intelegensi, atau bahkan fungsi neurologis. Tes psikologi luas diterapkan dalam berbagai situasi kebutuhan masyarakat.

BAGAIMANA APLIKASI PSIKOTES

Psikotes  (Tes Psikologi) dapat dilakukan untuk berbagai macam keperluan, antara lain untuk mengetahui minat dan bakat anak / siswa, untuk tujuan klinis, untuk rekrutmen dalam perusahaan, untuk terapi perkembangan anak, atau kustomisasi desain / penyusunan modul dalam kegiatan pelatihan. Berikut akan diuraikan beberapa aplikasi yang populer:

Penunjang Kegiatan Pendidikan

Layanan tes psikologis juga meliputi bimbingan konseling, pengukuran dan training untuk pendidikan. Kegiatan psikotes dapat dilakukan dimulai dari tingkat Playgroup, TK, SD, SMP, maupun SMA. Tujuan dan arah pemeriksaan dapat berupa pengukuran minat dan bakat, mengukur intelegensi (IQ), keajegan belajar, konsentrasi, interaksi sosial, kepercayaan diri, kematangan emosional dll.

Penunjang Kegiatan Industri

Dunia industri membutuhkan tenaga SDM yang kompeten dan memiliki motivasi kerja yang tinggi. Psikotes dapat diterapkan dalam kegiatan perekrutan pegawai, eskalasi dan mutasi karyawan, peningkatan prestasi karyawan atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang beraneka ragam. Pemeriksaan psikotes (tes psikologi) dapat dilakukan secara individual maupun secara kelompok (klasikal). Penerapan pengukuran SDM yang tepat dapat membantu organisasi dalam merencanakan perbaikan man power di dalam perusahaan.

Menunjang Kegiatan Pelatihan Manajemen

Psilotes atau Tes psikologi dapat pula dilakukan untuk memetakan kebutuhan organisasi atau individu dalam perencanaan pelatihan manajemen. Seringkali kegiatan psikotes ini dilakukan disaat diadakan program-program seperti “Outbound Management Training”  atau kegiatan In Class Training. Program pelatihan ini direncanakan terukur, dengan menyertakan tes psikologi dalam format pre-test dan post-test. Umumnya tujuan training ini untuk membangun team building dan organisasi, didalamnya terkandung materi-materi seperti mengelola perubahan, leadership, communication skills, planning, stres kerja, motivation, delegation, teamwork, atau apa saja sesuai kebutuhan /permintaan organisasi.

Keunggulan pelatihan ini, seluruh aspek perilaku dan kebutuhan akan diungkap melalui tes psikologi. Modul-modul yang digunakan disesuai dengan kebutuhan yang muncul dari hasil tes psikologi tersebut. Melalui pelatihan outbound & experimental learning, para peserta akan merasakan insight & proses belajar yang lebih efektif.

Demikian informasi singkat terkait tujuan dan aplikasi berbagai jenis tes psikologi. Dengan memahami aplikasi tes psikologi ini, lembaga pendidikan seperti Perguruan Tinggi, SMK, SMA, SMP dan Sekolah dasar dapat menggunakan secara tepat sesuai kebutuhan masing-masing.

Demikian semoga informasi singkat ini dapat bermanfaat dan merdeka.

admin,

mutupendidikan.com


Layanan Jasa Psikotes

>>> KLIK DISINI <<<


Kata kunci untuk memudahkan pencarian informasi:  Informasi psikotes, tempat pelayanan tes psikotes, biro tes psikologi indonesia, lembaga psikotes profesional, tes psikologi bandung, tes psikologi jakarta, tes psikologi surabaya, psikotes malang, psikotes yogyakarta, psikotes semarang, psikotes indonesia, tes psikologi minat dan bakat, tes psikologi IQ intelegensi, tes psikologi kepribadian, tes prestasi siswa

Manfaat Tes Psikologi

Manfaat Tes Psikologi bagi Pendidikan


Layanan Jasa Tes Psikologi
 >>> Informasi Tes Psikologi untuk Mutu Pendidikan <<<

Manfaat Tes Psikologi

Tes Psikologi bermanfaat untuk mengklasifikasi potensi siswa didik sehingga mereka bisa mengambil manfaat dari berbagai jenis jurusan / pelajaran sekolah yang berbeda-beda. Beberapa anak mungkin dapat memahami matematika dengan mudah namun sebagian anak lainnya menganggap matematika adalah mata pelajaran yang rumit. Dengan mengetahui tingkat pemahaman peserta didik, memudahkan guru dalam memberikan pelajaran dan memberikan bimbingan yang lebih intensif pada siswa. Siswa yang memiliki kemampuan yang menonjol pada satu atau beberapa mata pelajaran tertentu dapat lebih memaksimalkan potensi dan kemampuannya. Dalam kasus permasalahan belajar, tes psikologi juga bermanfaat untuk membantu proses konseling, baik pada tingkat pra sekolah, tingkat sekolah dasar /menengah dan perguruan tinggi.

Ragam Tes Psikologi

Cukup banyak ragam tes psikologi yang dapat diterapkan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa di bidang-bidang tertentu. Tes psikologi yang dapat  digunakan untuk mengetahui tingkat inteligensi dan kemampuan pada anak-anak diantaranya, skala wechsler, skala intelegesi Stanford-Binet, skala kaufman, dan skala kemampuan diferensial.

Terdapat 15 tes dalam tes Stanford-Binet yang mewakili 4 bidang kognitif utama yaitu penalaran verbal, penalaran abstrak/visual, penalaran kuantitatif dan memori jangka pendek. Tim Psikolog,  juga memiliki kesempatan untuk menilai karakteristik emosional dan motivasional tertentu seperti kemampuan konsentrasi , tingkat aktivitas, rasa percayaan diri dan ketekunan.

Skala Wechsler, disamping penggunaannya sebagai pengukuran kemampuan inteligensi umum, skala Wechsler dapat pula digunakan dalam diagnosis psikiatris. Contohnya antara lain observasi kerusakan otak, kemerosotan psikosis, dan lain lain. Kemerosotan emosional dapat mempengaruhi sebagian fungsi intelektual individu.

Skala Kaufman, Kaufman Assessment Battery for Children (K-ABC), adalah alat tes inteligensi yang lebih mutakhir dari tes-tes sebelumnya. Skala kaufman memberi label anak didik dengan angka tunggal dan evaluatif seperti misalnya IQ tentu saja diadakan melalui penggunaan skor-skor majemuk, analisis profil, dan interpretasi diagnostik. Pengukuran Skala Kaufman kurang mengandalkan keterampilan verbal sehingga alat ini dapat digunakan sebagai pilihan untuk anak-anak dengan kemahiran bahasa inggris yang terbatas atau yang memiliki gangguan pendengaran. Bentuk skala lain yang bisa digunakan adalah Skala kemampuan diferensial (Differential Ability Scales). Bentuk skala ini akan diuraikan dalam kesempatan lain.

Sering kita menjumpai pelajar yang pandai saat sekolah di SMU kemudian diterima di perguruan tinggi unggulan  namun kemudian justru mengalami kemunduran saat kuliah, mengapa hal ini dapat terjadi? Alasan yang rasional karena yang menjadi pertimbangan saat pemilihan jurusan tidak hanya kemampuan akademis dan kesesuaian minat tetapi juga prestise kampus maupun pertimbangan kemudahan mendapat pekerjaan setelah lulus. Inilah yang menjadi kendala saat membantu siswa memilih jurusan di perguruan tinggi.

Peran Psikolog

Psikolog dapat menginterpretasikan hasil tes dan menyampaikan hasilnya pada pengguna tes (kepala sekolah/ konselor) dan orang tuanya sebagai dasar acuan dalam pemilihan jurusan yang sesuai maupun dalam pemilihan arah karir sehingga siswa tidak akan merasa keliru dalam pemilihan jurusan yang tidak cocok dengan kemampuan, bakat dan minat siswa.

Psikotes atau Tes psikologi juga sering  dipakai untuk penyeleksian siswa yang melamar masuk sekolah-sekolah profesional. Lembaga pendidikan profesional menuntut siswa untuk memiliki keahlian di bidang tertentu sehingga memerlukan seleksi yang lebih ketat dalam penerimaan siswa baru. Contoh untuk sekolah penerbang yang akan mencetak pilot yang handal, membutuhkan calon siswa yang memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi.

Demikian semoga informasi singkat ini dapat bermanfaat, Aamiin.

Salam mutu

admin,

mutupendidikan.com


Layanan Jasa Tes Psikologi
 >>> Informasi Tes Psikologi untuk Mutu Pendidikan <<<

Kata kunci untuk memudahkan pencarian blog ini:

tujuan tes psikologi, manfaat psikotes bagi siswa, penggunaan hasil tes psikologi, tes psikologi untuk anak, tes psikologi anak, manfaat psikologi dalam pendidikan, penggunaan hasil tes psikologis bagi guru mata pelajaran, tes psikologi pendidikan, penggunaan hasil tes psikologi bagi guru mata pelajaran, manfaat psikologi pendidikan, penggunaan hasil psikotes, penggunaan hasil tes psikotes bagi guru pembimbing

Psikotes atau tes psikologi untuk Indonesia merdeka

Keterbatasan Penggunaan Tes Psikologi (Psikotes)

Lembaga pendidikan saat ini telah begitu banyak yang menggunakan metode psikotes atau tes psikologi sebagai tool atau alat bantu dalam mengenal aspek-aspek psikologi  siswa yang menjadi testi. Perlu diketahui disini, yang namanya alat tes psikologi bukan merupakan sesuai yang sempurna (bebas keterbatasan). Kita perlu menyadari kelemahan/keterbatasan tersebut dalam rangka untuk mengambil langka-langkah antisipatif dan untuk mengurangi keterbatasan tersebut dengan menggunakan tes lain sebagai pembanding.

Berikut akan diuraikan secara singkat, beberapa ketebatasan alat tes psikologi:

Reaksi testi terhadap situasi testing

Tidak dipungkiri, tentu saja ada individu-individu (testi) di sekolah yang menunjukkan reaksi yang berbeda kepada tester. Hal ini dapat dilihat individu yang pada saat mengerjakan tes mengalami stres, takut atau nervous. Tanggapan emosional masing-masing individu terhadap situasi testing dapat berbeda-beda. Ada testi yang merasakan tes sebagai suatu ancaman terhadap konsep-dirinya, sehingga takut dan defensive, lalu mengubah perilaku-perilakunya yang tentu saja dapat berdampak pada validitas hasil tes.

Keterbatasan instrumen tes

Kemampuan alat tes tentu terbatas, hanya mengungkap aspek tertentu dari perilaku individu. Misal alat tes “X”, meskipun dapat mengidentifikasi kemungkinan keberhasilan akademik, tetapi tidak dapat mengetahui indikasi motivasi individu untuk mencapai sukses.

Pengaruh faktor fisik saat pelaksanaan testing

Secara umum diharapkan agar tes itu dilaksanakan dalam ruangan yang tenang, sejuk dengan penerangan yang cukup memadai, meja yang rata, dan terhindar dari kegaduhan, kebisingan atau gangguan-gangguan lainnya. Apabila kondisi diatas tidak dapat terpenuhi tentu saja akan berdampak pada ketepatan hasil akhir yang akan diperoleh.

Demikian informasi singkat terkait faktor yang dapat mempengaruhi ketepatan hasil tes. Dengan mengetahui keterbatasan tersebut, pihak sekolah dan psikolog perlu berhati-hati dalam menjalankan kegiatan psikotes. Ketentuan, persyaratan dan aturan tes harus di jalankan dengan benar sesuai prosedur.

Demikian semoga bermanfaat

admin,

mutupendidikan.com


Layanan Jasa Psikotes

>>> Informasi Tes Psikologi untuk Mutu Pendidikan <<<


Kata kunci untuk memudahkan pencarian blog ini: keterbatasan tes psikologi, prosedur psikotes, kendala tes psikologi, tantangan tes psikologi, lembaga psikotes indonesia, kantor layanan psikotes, lembaga konsultasi psikologi, biro konsultasi psikologi, kelemahan tes psikologi, kelemahan psikotes, psikotes indonesia jakarta surabaya, lembaga konsultasi psikologi bandung yogyakarta dan semarang.

,